BMKG: Waspada gelombang tinggi hingga enam meter di sejumlah perairan

id gelombang tinggi, BMKG,aa

Dokumentasi - Perahu nelayan melintas ketika awan hitam menyelimuti kawasan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (10/2/2015). ANTARA FOTO/Ekho Ardiyanto/ed/nz/aa.

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga enam meter yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 28-30 Oktober 2020.

Informasi dari Humas BMKG Taufan Maulana yang diterima di Jakarta, Rabu, gelombang tinggi tersebut disebabkan pola tekanan rendah 1009 hPa di perairan barat Kepulauan Mentawai.

Baca juga: BMKG: Nelayan antisipasi kemungkinan terjadinya gelombang tinggi

Baca juga: BMKG: Gelombang empat meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan


Pola angin di wilayah Indonesia pada umumnya bergerak dari Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Perairan selatan Banten, Laut Halmahera, Perairan Biak. Kondisi ini mengakibatkan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,50 meter yang berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Perairan timur Pulau Simeulue-Kepulauan Mentawai, Laut Natuna utara, Perairan Kepulauan Anambas-Kepulauan Natuna, Laut Natuna, Laut Jawa bagian tengah dan timur, Perairan utara Jawa Timur.

Selain itu, juga terjadi di Selat Makassar bagian selatan, Perairan Kepulauan Sabalana-Kepulauan Selayar, Selat Ombai, Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulaua Talaud, Laut Maluku bagian utara, Perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, Perairan Raja Ampat bagian utara, Perairan Manokwari, Perairan Biak, Teluk Cendrawasih, Samudra Pasifik utara Halmahera - Biak.

Gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50-4,0 meter berpeluang terjadi di Perairan utara Sabang, Perairan barat Aceh, Perairan barat Pulau Simeulue, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Selat Sape bagian selatan, Perairan Pulau Sawu-Kupang Pulau Rotte, Laut Sawu dan Perairan selatan Flores.

Baca juga: BMKG: Gelombang tinggi masih berpotensi di selatan Jabar-DIY

Gelombang yang sangat tinggi kisaran 4-6 meter berpeluang terjadi di Perairan barat Kepulauan Nias-Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu-barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatera, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan selatan Banten-Pulau Sumba, Samudra Hindia selatan Banten-NTT.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan dan masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi.

Baca juga: Gelombang 5 meter, BMKG: Nelayan pantai selatan Cianjur jangan melaut

Pewarta : Desi Purnamawati
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar