Kasus COVID-19 bertambah 15 orang di Purbalingga

id covid,purbalingga

Kasus COVID-19 bertambah 15 orang di Purbalingga

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga Hanung Wikantono (dua dari kanan). ANTARA/HO - Humas Pemkab Purbalingga

Purbalingga (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mendata terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayahnya sebanyak 15 orang, sehingga secara total menjadi 354 kasus orang.

"Pada hari Jumat (30/10) kemarin secara total tercatat ada 339 orang dan hari ini bertambah 15 menjadi 354 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono di Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu.

Dia juga menjelaskan dari 354 pasien positif tersebut, 241 telah sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing, 8 orang meninggal dunia dan 105 orang lainnya masih dirawat intensif di fasilitas kesehatan yang ada di wilayah ini," katanya.

Melihat perkembangan tren kenaikan kasus COVID-19 tersebut pihaknya kembali mengajak masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Kasus COVID-19 bertambah empat orang di Purbalingga

Baca juga: Dinkes Purbalingga: Pasien COVID-19 yang sembuh terus bertambah

"Kami kembali menegaskan bahwa meskipun tingkat kesembuhan pasien cukup tinggi, namun tren kasus COVID-19 di wilayah ini juga masih mengalami kenaikan," katanya.

Dia juga mengingatkan bahwa peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam memutus mata rantai penularan virus dengan cara penerapan protokol kesehatan.

Untuk itu dia mengimbau masyarakat agar disiplin memakai masker, mencuci tangan dan juga menjaga jarak.

"Selalu patuhi protokol kesehatan, jangan sampai abai, demi mencegah penyebaran COVID-19 dan demi kebaikan bersama," katanya.

Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Purbalingga terus berupaya menekan jumlah kasus COVID-19 di wilayah setempat.

"Kami terus berupaya menekan pertambahan kasus COVID-19 dengan menggencarkan program 3T yakni pemeriksaan (testing), pelacakan (tracing) dan pengobatan (treatment).

"Kami terus berupaya mengoptimalkan program 3T," katanya.

Kendati demikian dia juga mengingatkan bahwa penerapan program 3T juga perlu didukung dengan penerapan 3M di tengah masyarakat, yaitu dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Kami mengajak masyarakat untuk berbagi tugas dengan pemerintah yang terus melakukan 3T, ini kita telusuri terus. Namun, sambil kami melakukan 3T, masyarakat juga jangan sampai lengah untuk terus melakukan 3M dalam kegiatan sehari-hari," katanya.

Dia mengatakan peran seluruh masyarakat di wilayah ini dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19 sangatlah penting.*

Baca juga: Dinkes Purbalingga: Pasien COVID-19 yang telah sembuh 178 orang

Baca juga: Positif capai 148, warga Purbalingga diminta intensifkan gerakan 3M


Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar