Pasien COVID-19 di NTT tambah 9 orang dan satu sembuh

id covid ntt

Pasien  COVID-19 di NTT tambah 9 orang dan satu sembuh

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur dr.Meserasi Ataupah. ANTARA/Benny Jahang

Kupang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat ada penambahan sembilan kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 dan satu orang yang dinyatakan sembuh dari paparan virus corona di provinsi berbasis kepulauan itu.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, dr. Meserasi Ataupah di Kupang, Sabtu, mengatakan, dengan penambahan sembilan kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 itu membuat   jumlah kasus positif COVID-19 di NTT mencapai 690 orang.

Ia merincikan, sembilan kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 berasal dari Kota Kupang tujuh kasus terdiri dari empat laki-laki berusia 17 hingga 53 tahun dari transmisi lokal, sedangkan tiga lainnya merupakan perempuan berumur 19-41 tahun juga dari transmisi lokal.

Baca juga: Empat kabupaten di NTT nihil kasus COVID-19

Menurut dia, dua pasien COVID-19 berasal dari Kabupaten Belu terdiri dari satu orang laki-laki berusia 23 tahun dan perempuan 22 tahun semuanya transmisi lokal.

Meserasi menambahkan, pasien COVID-19 yang sembuh pada Sabtu (31/10) sebanyak satu orang sehingga jumlah pasien sembuh di NTT mencapai 501 orang.

Sementara itu pasien yang sedang dalam perawatan medis dan karantina kata Meserasi Ataupah mencapai 181 orang.

"Ada tujuh orang yang meninggal dunia akibat COVID-19 di NTT," kata Meserasi Ataupah.

Menurut Meserasi Ataupah yang juga sebagai penjabat sementara Bupati Malaka itu, masyarakat NTT perlu melakukan berbagai upaya antisipasi penyebaran COVID-19 dengan lebih serius mentaati protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan menjaga jarak.

Baca juga: Gubernur NTT sebut obat herbal melawan COVID-19 layak dikonsumsi
Baca juga: GTPP NTT: Waspadai penyebaran COVID-19 selama libur panjang

 

Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar