IDI: Cuci masker dengan deterjen bisa matikan virus COVID-19

id masker, IDI jaksel, IDI, BNPB, pencegahan covid-19

IDI: Cuci masker dengan deterjen bisa matikan virus COVID-19

Pengunjung melihat desain masker yang dipamerkan di Summarecon Mal Serpong, Tangerang, Banten, Senin (2/11/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Ketua IDI Kota Jakarta Selatan, M Yadi Permana mengatakan mencuci masker menggunakan detergen biasa atau yang mengandung klorin sudah cukup untuk membunuh virus COVID-19.

"Sebetulnya virus COVID-19 ini akan mati kalau misalnya kita menggunakan detergen biasa atau mengandung klorin," kata Yadi kepada ANTARA di Jakarta, Rabu, ketika memberikan  beberapa saran tata cara mencuci masker kain yang higienis.

Baca juga: IDI ingatkan masker medis berpotensi merusak ekosistem lingkungan

Yadi menjelaskan beberapa literatur menyebutkan tata cara mencuci masker kain dengan beberapa perlakuan khusus seperti harus direndam dengan air panas selama satu jam baru kemudian dicuci.

Sebenarnya, lanjut Yadi, cara mencuci masker kain cukup sederhana, cukup dengan menggunakan detergen yang mengandung bahan klorin di dalamnya, tanpa perlu lagi merendam ke dalam air panas (hangat).

Baca juga: Artis televisi diminta jadi contoh pemakai masker yang benar

"Detergen yang mengandung klorin mampu mematikan berbagai jenis virus," katanya.

Tidak hanya jenis detergen saja yang perlu diperhatikan. Yadi juga menyarankan agar masker kain yang sudah dipakai, dicuci terpisah dengan pakaian yang kita kenakan.

Baca juga: IDI anjurkan masker kain dua lapis untuk usia di bawah 60 tahun

Langkah ini untuk mencegah atau menjaga  masker maupun pakaian yang kita pakai selalu higienis.

"Sebaiknya tetap dipisah karena pakaian itu mungkin saja terkena droplet yang bertebaran di udara, cuma yang jadi masalah kalau masker kain itu posisinya memang luarannya dari air liur yang langsung dari kita," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Yadi, sebaiknya mencuci masker dipisah dengan pakaian supaya masing-masing tetap  higienis.
 

Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar