Pasien positif COVID-19 bertambah tujuh orang di Kota Solok

id Berita Solok, berita Sumbar, pasien COVID-19, bertambah

Pasien positif COVID-19 bertambah tujuh orang di Kota Solok

Kabag Protokol dan Komunikasi pimpinan (Prokomp) Kota Solok, Nurzal Gustim (Antara/ laila Syafarud) 

Solok (ANTARA) - Pasien positif Corona Virus Disaese (COVID-19) bertambah menjadi 265 orang setelah tujuh orang dinyatakan terinfeksi virus tersebut di Kota Solok, Sumatera Barat.

Kabag Protokol dan Komunikasi pimpinan (Prokomp) Kota Solok, Nurzal Gustim di Solok, Rabu mengatakan berdasarkan laporan hasil pemeriksaan sampel dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang yang dikirimkan Posko COVID-19 Banda Panduang pada Kamis (29/10) terdapat tujuh orang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.

"Ketujuh pasien tersebut, yakni lima orang merupakan warga dari kelurahan Tanah Garam dan dua orang lainnya dari Kelurahan Kampung Jawa," kata dia.

Selain itu, ia merincikan ketujuh pasien tersebut, yakni atas nama YM (61) dan FA (58) yang saat ini tengah menjalani isolasi di Posko Banda Panduang. Kemudian lima orang lainnya, yakni JH (36), YIT (7), ZA (48), DM (34), dan APC (23) tengah menjalani isolasi mandiri.

"Saat ini tidak ada penambahan jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19," ujar dia.

Sampai saat ini, kata dia perkembangan komposisi data kasus COVID-19 di Kota Solok yakni mencapai 265 orang dengan rincian pasien sembuh berjumlah 230 orang, menjalani isolasi Posko Banda Panduang lima orang, dirawat di RSUD M Natsir satu orang, dirawat di RST satu orang, menjalani isolasi mandiri 22 orang, dan meninggal dunia enam orang.

"Melihat perkembangan kasus COVID-19 sampai hari ini, tidak bosan-bosannya kami mengimbau kita semua untuk betul-betul menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani setiap aktivitas sehari-hari," kata dia.

Ia juga mengimbau masyarakat Kota Solok agar mematuhi Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Ia mengatakan perda itu telah diberlakukan di Kota Solok. Untuk itu ia meminta agar masyarakat Kota Solok tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tetap menjaga imunitas tubuh saat berinteraksi di luar rumah.

"Hal itu bertujuan untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 di Kota Solok," ucap dia.

Lebih lanjut ia mengingatkan kepada pasien yang telah sembuh dari COVID-19 untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Karena tidaklah menutup kemungkinan untuk dapat terpapar COVID-19 kembali. 

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Kabupaten Solok bertambah 4 orang

Baca juga: Positivity rate COVID-19 Solok Selatan 1,33 persen

Baca juga: Tangani COVID-19, Solok Selatan-Sumbar tingkatkan peralatan medis RSUD

Pewarta : Laila Syafarud
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar