Korban banjir positif COVID-19 akan diberikan tenda dan perahu khusus

id Anies Baswedan,Tenda Khusus COVID-19,Perahu Khusus COVID-19,Pengungsi Banjir,Banjir Jakarta,Corona,COVID-19

Korban banjir positif COVID-19 akan diberikan tenda dan perahu khusus

Petugas Damkar Jakarta Selatan melakukan upaya evakuasi warga terdampak banjir dan longsor di Jalan Damai, RT 04/RW 02 Kelurahan Cinganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (10/10/2020). ANTARA/HO-Damkar Jakarta Selatan/aa.

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan akan menyiapkan tenda dan perahu khusus bagi korban   banjir yang positif terpapar COVID-19.

Anies  menjelaskan tenda khusus itu disiapkan guna mencegah penyebaran COVID-19 lebih luas di lokasi pengungsian banjir.

Baca juga: Anies: Selamat dan waktu surut jadi indikator sukses lewati banjir

"Bila ada pengungsi yang terpapar COVID-19, maka disiapkan tenda khusus. Di dalamnya ada bilik-bilik agar mereka punya ruang privat," kata Anies di Jakarta, Rabu.

Adapun untuk perahu khusus, Anies menyebut Pemprov DKI Jakarta akan menyiapkan perahu khusus untuk membawa warga yang sedang menjalani isolasi, namun tempat tinggalnya terendam banjir.

"Diberi tanda perahu-perahu untuk mereka yang sedang mengalami isolasi mandiri, mereka yang sedang melakukan isolasi, mereka yang terpapar, dibedakan dengan perahu untuk masyarakat yang tidak terpapar," ucapnya.

Baca juga: Anies instruksikan agar waduk-waduk dikeringkan antisipasi banjir

Anies sendiri mengakui penanganan bencana banjir tahun ini akan semakin berat akibat ada pandemi COVID-19.

Karena itu, ia meminta agar semua pihak, baik dari jajaran Pemprov hingga warga Jakarta, untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan jika nanti terjadi banjir. Hal ini perlu dilakukan agar penyebaran virus terkendali.

Pemprov DKI sebelumnya juga berencana menyiapkan lokasi pengungsian dua kali lipat dari biasanya. Langkah ini dilakukan demi mencegah kepadatan pengungsi yang rentan penularan dan penyebaran virus corona (COVID-19).

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta M. Insaf mengatakan tempat pengungsian berpotensi menjadi pusat penyebaran penyakit. Oleh sebab itu, Pemprov DKI berencana menyiapkan lokasi pengungsian lebih banyak dari biasanya.

Baca juga: Anies sebut tiga kata kunci pengendalian banjir di Jakarta

"Penanganan musibah banjir perlu siasat berbeda, karena di tempat pengungsian sangat berpotensi terjadi penyebaran penyakit, sehingga protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19 juga akan diterapkan di tempat pengungsian," kata Insaf saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar