Pasien COVID-19 sembuh di Sultra menjadi 4.309 dari 5.316 kasus

id pasien sembuh COVID-19, Sulawesi Tenggara, Kendari, pandemi COVID-19

Pasien COVID-19 sembuh di Sultra menjadi 4.309 dari 5.316 kasus

Hasil tes cepat COVID-19 yang menunjukan non-rektif. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan pasien sembuh dari virus corona di daerah itu menjadi 4.309 orang dari 5.316 kasus per 7 November 2020.

Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Sabtu, mengatakan hari ini data pasien sembuh tercatat sebanyak 26 orang.

"Pasien sembuh hari ini berasal dari tiga daerah, yaitu Kendari 19 orang, Konawe satu orang dan Konawe Utara enam orang," kata Rabiul.

Sementara penambahan kasus positif baru hari ini lebih banyak dari data pasien sembuh yakni tercatat 73 orang, sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Sulawesi Tenggara menjadi 5.316 dari kasus sebelumnya 5.243 orang.

"Kasus positif baru hari ini Kendari 39 orang, Konawe Selata, Konawe Kepulauan, Baubau masing-masing satu orang, Konawe Utara dan Kolaka Utara masing-masing tiga orang, Kolaka delapan orang dan Konawe 17 orang," jelas Rabiul.

Baca juga: Total 241 dokter dan perawat di Sultra positif COVID-19

Baca juga: Manggala Agni Sultra edukasi anak pencegahan COVID-19


Pria yang akrab disapa Dokter Wayong ini menuturkan data kasus meninggal akibat COVID-19 tidak ada penambahan tetap sebanyak 87 orang.

Ia berharap masyarakat Sultra meningkatkan kedisiplinannya dalam menjalankan protokol kesehatan, guna mencegah penularan dan menekan angka kasus COVID-19 di daerah itu.

"Kepada seluruh elemen masyarakat agar selalu mengutamakan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas produktif di tengah kebiasaan baru ini, utamakan 3M memakai masker, mnjaga jarak dan ranji mencuci tangan," katanya.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Sultra bertambah menjadi 4.283 orang

Baca juga: Sultra berikan bantuan nontunai pekerja terdampak COVID-19

Pewarta : Muhammad Harianto
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar