PMI-PIMC laksanakan kegiatan donor darah libatkan komunitas motor

id Palang merah indonesia,donor darah,komunitas motor besar

PMI-PIMC laksanakan kegiatan donor darah libatkan komunitas motor

Kegiatan donor darah yang diadakan PIMC dengan dukungan dari Palang Merah Indonesia di Jakarta Selatan, Minggu (8/11/2020). ANTARA/Prisca Triferna/aa.

Jakarta (ANTARA) - Di tengah kebutuhan akan pasokan darah di tengah pandemi, Palang Merah Indonesia (PMI) bersama dengan Pondok Indah Medical Centre (PIMC) mengadakan kegiatan donor darah yang melibatkan masyarakat sekitar dan komunitas pengendara motor besar.

Menurut Kepala Klinik PIMC dr. Lubna Sadat acara tersebut melibatkan warga RT 04/RW 15 Pondok Indah, Jakarta Selatan serta anggota komunitas pecinta motor besar dan menargetkan dapat mengumpulkan sekitar 30 kantong darah.

“Di masa pandemi ini perhatian, kepedulian PIMC, warga dan terutama juga para anggota FOC sangatlah diharapkan menjadi contoh yang baik bagi komunitas lainnya,” kata dr. Lubna terkait acara yang diadakan dari pagi hingga siang itu di Jakarta Selatan, Minggu.

Baca juga: Gabungan komunitas Jayapura gelar donor darah pecahkan rekor MURI

Dia menekankan alasan PIMC fokus pada donor darah karena kegiatan itu berperan penting dalam menyediakan kebutuhan darah yang dapat menyelamatkan nyawa orang, terutama di kala pandemi COVID-19 di mana kesehatan sangatlah penting.

Niat membantu orang itu diakui juga oleh Erwin yang merupakan anggota komunitas pecinta motor besar. Dia dan belasan teman-temannya di komunitas datang untuk melakukan donor darah atas dasar kesehatan dan membantu orang yang membutuhkan.

Bahkan, anggota komunitas itu kini tergerak untuk melakukan acara donor darah secara rutin.

Baca juga: Komunitas Sienta-Auto 2000 gelar donor darah hingga "fogging" angkot

Kegiatan itu juga diapresiasi oleh dr. Fierli Yanarita dari PMI DKI Jakarta yang menekankan kebutuhan darah tidak berkurang di saat pandemi. Namun, jumlah relawan pendonor cukup menurun terutama di awal pandemi.

“Kantong darah di PMI kurang sekali, banyak instansi yang bisanya melakukan kegiatan donor darah berkurang, karena mungkin takut dengan pandemi,” tegas dr. Fierli.

Dia berharap donor darah akan kembali meningkat dan menegaskan bahwa COVID-19 tidak menular melalui darah serta proses pendonoran darah menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Pemkot Jakpus gandeng PMI dan FKDM di 8 kecamatan gelar donor darah

 

 


Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar