Ribuan prajurit TNI AD ikuti latihan tempur di Puslatpur Kodiklat

id latihan tempur,dandodiklat, tni ad, puslatpur, baturaja,latihan tempur tni

Ribuan prajurit TNI AD ikuti latihan tempur di Puslatpur Kodiklat

Upacara pemeriksaan Debarkasi Pasukan Satgasrat Brigif Raider-9/DY/2 Kostrad pada Lat Ancab TNI AD TA 2020. (ANTARA/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - Ribuan prajurit TNI Angkatan Darat dari berbagai kecabangan akan mengikuti latihan tempur di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI AD di Baturaja, Sumatera Selatan (Sumsel).

Upacara pemeriksaan Debarkasi Pasukan Satgasrat Brigif Raider-9/DY/2 Kostrad pada Lat Ancab TNI AD TA 2020 dengan Inspektur Upacara Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI AM Putranto berlangsung di Terminal Roro 2, Pelabuhan Panjang, Bandarlampung, Selasa.

Sebelumnya, sebanyak 3.123 orang prajurit dipimpin Komandan Brigif Raider-9/DY Kolonel Inf Yoyok Pranowo, dari berbagai kecabangan beserta alutsista dan peralatan tempurnya mendarat di Pelabuhan Panjang, Senin (9/11), dengan menggunakan tujuh kapal perang TNI AL, yaitu KRI Kambani, KRI Makassar, KRI Teluk Lampung, KRI Teluk Hading, KRI Teluk Gilimanuk, KRI Teluk Cirebon, dan KRI Teluk Bintuni.

Dankodiklat dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Selasa, menegaskan bahwa latihan bertajuk Kartika Yudha ini merupakan latihan puncak di lingkungan TNI AD yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas prajurit dan kemampuan tempur antarkecabangan dihadapkan pada interoperabilitas kerja sama operasi militer serta menguji kesiapan alutsista baru sesuai dengan doktrin TNI AD.

Terkait tempat pelaksanaan latihan, Dankodiklat menjelaskan bahwa Puslatpur Kodiklat TNI AD di Baturaja sangat ideal untuk menggelar latihan tempur tingkat brigade.

“Kita berlatih di puslatpur ini karena ideal untuk latihan tempur tingkat brigade, seperti gerak maju untuk kontak, pertahanan dan serangan. Tahun depan, negara luar juga akan ikut berlatih di sini,” ujar Dankodiklat.

Lebih lanjut, Dankodiklat mengingatkan penyelenggara dan pelaku latihan tentang pentingnya memperhatikan faktor keamanan, baik personel maupun materiil, sehingga tidak ada kecelakaan maupun kerugian selama pelaksanaan latihan.

“Kepada pelatih dan pendukung, berikan penilaian objektif sebagai bahan evaluasi ke depan, bekerja dengan hati, bersikap profesional dan juga selalu bersyukur,” ujarnya pula.

Selain itu, terkait situasi pendemi COVID-19, Dankodiklat meminta kepada seluruh prajurit untuk memperhatikan kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku sesuai keinginan Kepala Staf Angkatan Darat.
Baca juga: Panglima TNI tinjau Latihan Angkasa Yudha di Lumajang
Baca juga: Kodam Iskandar Muda gelar latihan senjata berat kendaraan tempur


Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar