Kehadiran TNI-Polri di Papua untuk pastikan stabilitas keamanan

id tni-polri,papua

Kehadiran TNI-Polri di Papua untuk pastikan stabilitas keamanan

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono (kanan). ANTARA/HO-Humas Polri/am.

Jakarta (ANTARA) - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menegaskan kehadiran TNI-Polri di Papua untuk memastikan stabilitas keamanan masyarakat di wilayah tersebut.

Hal tersebut disampaikan Argo terkait kunjungan kerja Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis yang diwakili oleh Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto ke Timika, Papua, dalam rangka dialog dengan tokoh masyarakat Papua untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Baca juga: Mendagri minta TNI dan Polri perkuat pengamanan Papua

“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama, maka kehadiran TNI-Polri di Papua merupakan salah satu upaya untuk menjaga stabilitas keamanan tersebut,” kata Argo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Argo mengatakan bila ada permasalahan di Papua yang menyangkut aparat maka perlu dikomunikasikan terlebih dahulu untuk menghindari adanya provokasi dari kelompok separatis.

Baca juga: Anggota DPR: Perkuat perlindungan sipil-TNI/Polri di Papua

“Apabila ada permasalahan keamanan di Papua maka harus dikomunikasikan dengan baik. Misal apabila ada pasukan TNI-Polri yang datang ke Papua, maka komunikasi antara masyarakat dan aparat keamanan dapat terjalin dengan baik,” ujar dia.

Lebih lanjut, Argo menjelaskan bahwa upaya penegakan hukum diterapkan di Papua. Namun, dalam upaya penegakan hukum ini Polri tetap mengedepankan upaya preventif.

Baca juga: Mahfud rekomendasikan aparat isi daerah Papua yang masih kosong

“Pendekatan untuk menangani Papua saat ini adalah pendekatan penegakan hukum bukan pendekatan militer. Jadi saya tekankan bahwa saat ini yang dikedepankan adalah penegakan hukum. Namun tetap diawali dengan pendekatan preventif yang dilakukan oleh Polres setempat,” kata dia.

Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar