Pasien COVID-19 Sulteng tambah 30 orang,11 sembuh dan satu meninggal

id Sulteng,Sandi,Palu,Corona

Pasien COVID-19 Sulteng tambah 30 orang,11 sembuh dan satu meninggal

Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengikuti tes cepat (rapid test) COVID-19, di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/11/2020). Tes cepat COVID-19 bagi petugas KPPS dan Linmas di Kota Palu tersebut guna memastikan petugas dalam kondisi sehat saat bertugas saat pelaksanaan pemungutan suara dalam Pilkada serentak 9 Desember 2020. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/hp.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh. Haris Kariming memaparkan tambahan 30 orang terkonfirmasi positif COVID-19 pada Sabtu ini.

"Hari ini 30 orang di sejumlah daerah di Sulteng terkonfirmasi positif COVID-19 sehingga secara kumulatif total kasus COVID-19 saat ini menjadi 1.769 orang," kata Haris di Palu, Sabtu malam.

Ia mengatakan 30 pasien tersebut berada di sejumlah daerah antara lain satu orang di Kota Palu, enam orang di Kabupaten Banggai, satu orang di Sigi, lima orang di Poso, tiga orang di Tolitoli dan 14 orang di Morowali.

Baca juga: Kasus COVID-19 di Sulteng bertambah 55 jadi 1.687 orang

Selain itu, lanjutnya, 11 pasien COVID-19 yang masing-masing lima orang di Palu, lima orang di Morowali dan satu orang di Donggala dinyatakan sembuh hari ini sehingga secara kumulatif total pasien COVID-19 Sulteng yang sembuh berjumlah 1.062 orang.

"Kemudian satu pasien COVID-19 di Tolitoli meninggal dunia sehingga pasien COVID-19 Sulteng yang meninggal menjadi 71 orang," ujarnya.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Sulawesi Tengah cetak rekor tertinggi

Haris menyebutkan saat ini 636 pasien masih menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah setempat.

"Saat ini ada 310 sampel usap COVID-19 dalam pemeriksaan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng di Palu," tambahnya.

Ia berharap hasil pemeriksaan terhadap 310 sampel usap tersebut negatif agar tidak terjadi ledakan kasus COVID-19 di Sulteng.

Baca juga: Pasien COVID-19 Sulteng bertambah menjadi 1.551 orang dan 958 sembuh

Haris mengimbau masyarakat agar mendukung tim pengawas Dinas Kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.

"Langkah tersebut sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng," katanya.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Sulteng bertambah menjadi 801 orang


Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar