Blok B Balai Kota DKI ditutup usai wagub positif COVID-19

id Corona,COVID-19,Blok B Balai Kota,Riza Patria,Wagub DKI

Blok B Balai Kota DKI ditutup usai wagub positif COVID-19

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, silaturahmi ke Pondok Pesantran Darunnajah, Ulujami, mengecek kesiapan pembukaan sekolah tatap muka, Jumat (20/11/2020). ANTARA/Laily Rahmawaty/pri.

Jakarta (ANTARA) - Gedung Blok B Komplek Balai Kota DKI Jakarta yang merupakan tempat wagub berkantor ditutup sementara menyusul ada kepastian Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria positif terpapar COVID-19.

"Iya (Gedung Blok B) ditutup sementara," ujar Penjabat Sekda DKI Jakarta Sri Haryati saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Penutupan tersebut, kata Sri, dilakukan selama tiga hari terhitung sejak Senin sampai Rabu (2/12) untuk kepentingan sterilisasi. "(Ditutup) Selama tiga hari," kata Sri.

Sri menegaskan penutupan tersebut hanya berlaku untuk Gedung Blok B saja. Sedangkan unit gedung lainnya di Komplek Balai Kota-DPRD DKI beroperasi seperti biasa.

Baca juga: Wagub DKI positif COVID-19

Ahmad Riza Patria terkonfirmasi positif terpapar virus corona (COVID-19) dari hasil tes PCR yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.

"Alhamdulillah, meskipun hasil testing pada Jumat (27/11) kemarin menunjukkan positif COVID-19, kondisi saya tetap dalam keadaan baik dan terkendali," kata Ahmad Riza Patria dalam keterangan Pemprov DKI Jakarta, Ahad(29/11).

Riza Patria melakukan dua kali tes usap, yaitu pada Kamis (26/11) dengan hasil negatif dan dilanjutkan tes yang sama pada Jumat (27/11) dengan hasil terkonfirmasi positif.

Adapun berdasarkan hasil dari penelusuran kontak (contact tracing) Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Wagub Ariza terkonfirmasi positif COVID-19 karena tertular dari staf pribadinya yang sebelumnya tertular dari lingkungan keluarga staf tersebut.

"Jadi temuan positif COVID-19 ini adalah dari lingkungan pekerjaan. Ada staf saya yang tertular dari klaster keluarganya. Ini tentu menjadi perhatian kita semua untuk lebih menjaga kedisiplinan protokol kesehatan hingga di dalam keluarga sekalipun," ujar Riza.

Baca juga: Wagub DKI Riza Patria: Tolak tes usap terancam denda hingga Rp7 juta

Riza berharap, dengan adanya kasus konfirmasi positif COVID-19 ini, warga Jakarta semakin meningkatkan disiplin protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Mohon doanya agar kita semua dalam kondisi sehat walafiat. Jakarta belum terbebas dari pandemi COVID-19," katanya.

Jangan ragu dan takut untuk saling mengingatkan protokol 3M. "Tetap tingkatkan iman, imun dan aman bahkan hingga di dalam lingkup keluarga kita," kata Riza.

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar