Positif COVID-19 Kota Sorong naik 2.308 kasus setelah ada 64 tambahan

id Papua Barat,kota sorong,positif,covid-19,corona

Positif COVID-19 Kota Sorong naik 2.308 kasus setelah ada 64 tambahan

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Sorong Ruddy Rudolf Lakku. ANTARA/Ernes Kakisina/am.

Sorong (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, menyebutkan ada tambahan 64 pasien baru positif COVID-19 di kota itu sehingga jumlah totalnya kini naik menjadi 2.308 kasus.

"Dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap spesimen menunjukkan semuanya terkonfirmasi positif COVID-19," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Sorong Ruddy Rudolf Lakku di Sorong, Senin.

Selain pasien positif baru, menurut dia, dalam pekan ini ada 38 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dinyatakan sembuh sehingga total pasien sembuh sebanyak 2.062 orang.

Dikatakannya bahwa dalam pekan ini pula ada satu pasien terkonfirmasi positif meninggal dunia sehingga total pasien COVID-19 di Kota Sorong yang meninggal dunia menjadi 36 orang.

"Masih ada sebanyak 280 spesimen yang dalam pemeriksaan laboratorium dan masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa kasus infeksi virus corona jenis baru penyebab COVID-19 di Kota Sorong, pada umumnya disebabkan oleh transmisi atau penyebaran lokal.

Oleh karena itu, dia kembali mengingatkan warga supaya disiplin menjalankan protokol kesehatan guna menghindari penularan penyakit itu.

"Penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona adalah tanggung jawab bersama. Rajin cuci tangan, selalu gunakan masker, serta menerapkan pola hidup sehat demi melindungi diri dan keluarga," demikian Ruddy Rudolf Lakku.

Baca juga: Pasien COVID-19 kota Sorong naik menjadi 2.218 orang

Baca juga: Tingkatkan ekonomi saat pandemi, Mojokerto studi ke Sorong-Papua Barat

Baca juga: 339 pasien COVID-19 di Kota Sorong sembuh

Baca juga: Satgas COVID-19 Sorong pergoki penumpang dari Raja Ampat tanpa izin

Pewarta : Ernes Broning Kakisina
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar