Cyrus Network: Angka popularitas paslon Pilkada Surabaya belum ideal

id pilkada surabaya,pilkada serentak,survei cyrus network,pilkada,pilkada serentak 2020,pilkada 2020

Cyrus Network: Angka popularitas paslon Pilkada Surabaya belum ideal

Ilustrasi - Pilkada serentak di Jatim 2020. (ANTARA Jatim/Naufal Ammar)

Surabaya (ANTARA) - Lembaga survei Cyrus Network merilis angka popularitas kedua pasangan calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Surabaya yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat belum mencapai ideal.

"Angka ideal pasangan calon itu lebih dari 90 persen, tapi sekarang ini belum semua," ujar Chief of Consultant Cyrus Network, Hafizhul Mizan, melalui pesan elektronik yang diterima ANTARA di Surabaya, Senin.

Ia menjelaskan, popularitas Eri Cahyadi dan Armudji di angka 68,5 persen atau baru sekitar 7 dari 10 orang pemilih mengenal pasangan calon nomor urut 1 tersebut.

Sedangkan, popularitas Machfud Arifin-Mujiaman hanya berada di angka 57,5 persen atau berarti baru sekitar 6 dari 10 orang mengenal pasangan calon nomor urut 2 itu.

Menurut dia, kurangnya angka popularitas ini masih harus menjadi pekerjaan rumah bagi masing-masing pasangan calon dan tim, mengingat hampir 91,3 persen warga sudah mengetahui bahwa Pilkada 2020 akan dilaksanakan pada 9 Desember.

"Dan, 94,3 persen di antaranya mengaku akan ikut berpartisipasi meskipun dilangsungkan di tengah pandemik COVID-19," ucap-nya.

Baca juga: Karangan bunga bela Risma banjiri Balai Kota Surabaya

Baca juga: Harta kekayaan Cawali Surabaya Machfud Arifin tertinggi


Sementara itu, dari segi elektabilitas, pasangan Eri Cahyadi-Armudji mencapai 55,3 persen atau unggul 21,5 persen dari pasangan Machfud Arifin-Mujiaman yang memiliki elektabilitas 33,8 persen.

Sedangkan, jumlah pemilih mengambang masih berkisar di angka 10,9 persen, yang rincian-nya yaitu belum memutuskan 8,4 persen, tidak menjawab 2 persen dan tidak memilih 0,5 persen.

Dengan waktu tersisa kurang dari dua pekan dari survei selesai dilaksanakan, kata dia, diprediksi akan sangat sulit bagi pasangan Machfud-Mujiaman mengejar ketertinggalan.

"Pasangan Eri-Armudji dominan hampir di semua segmen demografis. Mulai dari gender, usia, agama, tingkat pendidikan, tingkat ekonomi, sampai ke daerah pemilihan DPRD," papar-nya.

Survei yang dilakukan Cyrus Network dilangsungkan pada 23-27 November 2020 dengan sampel sebanyak 400 responden yang diwawancara secara tatap muka.

Responden dipilih melalui metode multistage random sampling, lalu toleransi kesalahan (margin of error) =/- 5 persen.

Pilkada Surabaya yang digelar 9 Desember 2020 diikuti dua pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, yaitu Eri Cahyadi-Armudji nomor urut 1 dan Machfud Arifin-Mujiaman nomor urut 2.

Pasangan nomor urut 1 diusung oleh PDI Perjuangan dan didukung oleh PSI, serta enam partai politik nonparlemen, yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Berkarya, PKPI, dan Partai Garuda.

Sedangkan, pasangan nomor urut 2 diusung koalisi delapan partai politik, yaitu PKB, PPP, PAN, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat, dan Partai NasDem serta didukung partai nonparlemen Partai Perindo.

Baca juga: Puluhan emak-emak di Surabaya gelar aksi bela Wali Kota Risma

Baca juga: Peneliti Pusham : Video viral jelekkan Risma masuk ujaran kebencian

Pewarta : Fiqih Arfani
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar