Inggris restui vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech, pertama di dunia

id Inggris restui vaksin COVID-19, Pfizer-BioNTech,Menteri Kesehatan MattHancock

Inggris restui vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech, pertama di dunia

Dokumentasi--Menteri Kesehatan Matt Hancock membersihkan hidungnya pada pembukaan Rumah Sakit NHS Nightingale, ditengah pandemi virus corona (COVID-19) yang masih berlanjut, di London, Inggris, Jumat (3/4/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/John Sibley/AWW/djo

London (ANTARA) - Inggris pada Rabu menjadi negara pertama di dunia yang merestui penggunaan vaksin COVID-19 buatan Pfizer-BioNTech, yang peluncurannya mulai dilakukan awal pekan depan.

"Pemerintah hari ini menerima rekomendasi dari Badan Regulasi Medis dan Kesehatan Inggris (MHRA) untuk memberikan persetujuan penggunaan vaksin COVID-19 produksi Pfizer-BioNTech," kata pemerintah.

"Vaksin akan tersedia di seluruh Inggris mulai pekan depan."

Pfizer mengatakan bahwa izin penggunaan darurat Inggris menjadi momen bersejarah dalam melawan COVID-19.

Baca juga: Inggris izinkan penggunaan sementara vaksin flu guna penuhi permintaan
Baca juga: Inggris minta regulator obat nilai kandidat vaksin Oxford/AstraZeneca


"Otorisasi ini merupakan tujuan yang kami usahakan sejak pertama kali kami menyatakan bahwa sains akan menang, dan kami memuji MHRA atas kemampuannya untuk melakukan evaluasi secara cermat serta mengambil tindakan tepat waktu untuk membantu melindungi warga Inggris" kata CEO Albert Bourla.

"Ketika kami mengantisipasi otorisasi dan persetujuan lebih lanjut, fokus kami bergeser ke level urgensi yang sama untuk memasok vaksin berkualitas tinggi ke seluruh dunia secara aman."

Menteri Kesehatan Matt Hancock menyebutkan bahwa program peluncuran vaksin COVID-19 akan dimulai awal pekan depan. Menurutnya, rumah sakit telah siap untuk menerima vaksin.

"Ini kabar yang sangat baik," pungkas Hancock.

Sumber: Reuters

Baca juga: Inggris peroleh 2 juta dosis tambahan vaksin COVID-19 dari Moderna
Baca juga: AstraZeneca mungkin jalankan uji coba tambahan untuk vaksin COVID-19

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar