3 orang meninggal akibat kebakaran di Polewali Mandar

id kebakaran polewali mandar,tiga anak tewas,kabid humas polda sulbar,syamsu ridwan,kebakaran rumah

3 orang meninggal akibat kebakaran di Polewali Mandar

Kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat menawaskan tiga orang anak, salah satunya masih balita, Kamis dinihari (3/12). (ANTARA/HO-Humas Polda Sulbar)

Mamuju (ANTARA) - Tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat kebakaran yang menghanguskan satu rumah di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Pekkabata, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, pada Kamis dini hari.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulbar Ajun Komisaris Besar Polisi Syamsu Ridwan, di Mamuju, Kamis siang menyatakan, kebakaran yang berlangsung di Jalan Budi Utomo, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar tersebut, menewaskan tiga orang anak, salah satunya masih balita.

"Kebakaran tersebut sedang dalam penyelidikan Satuan Reskrim Polres Polewali Mandar dan tiga korban yang masih anak-anak, salah satunya balita sudah dievakuasi ke RSUD Polewali Mandar untuk dilakukan visum," ucap Syamsu Ridwan

Ketiga korban meninggal akibat kebakaran tersebut, yakni I (15) dan M (11), keduanya merupakan anak pemilik rumah yang terbakar serta N (6), seorang balita yang merupakan anak tetangga pemilik rumah yang terbakar.

Dari hasil pemeriksaan lanjut Kabid Humas, pemilik rumah berinisial U saat itu ia sedang tertidur, tiba-tiba terbangun dan melihat api mulai berkobar arah depan rumahnya.

Baca juga: Dua orang terluka akibat kebakaran rumah di Bireuen, Aceh

Baca juga: Belasan rumah di Angke terbakar


"Pemilik rumah mengaku saat itu dia sedang tertidur kemudian kaget saat melihat kobaran api dari arah depan rumahnya sehingga spontan berlari ke luar rumah," ujar Syamsu Ridwan.

"Saat di luar rumah, dia baru menyadari jika masih ada tiga orang yang terperangkap dalam rumah tersebut," katanya menambahkan.

Dari hasil penyelidikan, penyebab kebakaran diduga akibat hubungan pendek arus listrik.

"Kesimpulan sementara, penyebab kebakaran akibat hubungan arus pendek listrik kemudian api dengan cepat membesar karena material rumah terbuat dari kayu yang mudah terbakar. Kebakaran diperparah karena adanya penampungan bahan bakar minyak di kolom rumah," tutur Syamsu Ridwan.

Saat ini, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kebakaran dan melakukan olah TKP untuk mencari penyebab pasti dari kebakaran tersebut.

Baca juga: Sekolah dan rumah di Muara Teweh ludes terbakar

Baca juga: 14 rumah di kompleks Asrama Brimob Polda Sumatera Utara terbakar

Pewarta : Amirullah
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar