Jumlah kasus COVID-19 di Singkawang terus bertambah

id covid-19 singkawang

Jumlah kasus COVID-19 di Singkawang terus bertambah

Humas Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Singkawang, Barita P Ompusunggu. ANTARA/Rud.

Pontianak (ANTARA) - Humas Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Kota Singkawang, Barita P Ompusunggu mengatakan hingga kini pasien terkonfirmasi positif COVID-19 masih terus terus bertambah.

"Seperti pada Sabtu (19/12) kemarin, kembali terjadi penambahan lima kasus positif COVID-19 di Singkawang," kata Barita, Ahad.

Dia menjelaskan lima orang ini terdiri dari, perempuan usia 63 tahun asal Kelurahan Roban Singkawang Tengah, laki-laki usia 65 tahun asal Kelurahan Roban Singkawang Tengah, laki-laki usia 48 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat, laki-laki usia 25 tahun asal Kelurahan Pasiran Singkawang Barat dan laki-laki usia 31 tahun asal Kelurahan Sungai Garam Hilir Singkawang Utara.

"Hanya saja di hari yang sama, tidak ada penambahan pasien suspek," ujarnya.

Baca juga: Singkawang kembali masuk zona oranye penyebaran COVID-19

Baca juga: Singkawang alami penambahan 12 kasus positif COVID-19.


Saat ini, kata Barita, pasien terkonfirmasi yang dirawat di RSUD Abdul Aziz Singkawang sebanyak 14 orang, 7 diantaranya berasal dari luar Kota Singkawang.

"Sehingga total pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kota Singkawang sebanyak 120 orang. Suspek dirawat sebanyak 9 orang, 6 diantaranya berasal dari luar Singkawang," katanya.

Per tanggal 13 Desember 2020, berdasarkan penilaian indikator dari Gugus Tugas COVID-19 Nasional, bahwa Kota Singkawang masih berada di zona oranye, yang artinya zona dengan risiko sedang.

"Kami terus mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan dan patuh menjalankan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta menghindari kerumunan dan keramaian," ujarnya.*

Baca juga: 15 orang meninggal akibat COVID-19 di Kota Singkawang

Baca juga: 23 pasien COVID-19 di Singkawang dinyatakan sembuh

Pewarta : Rendra Oxtora
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar