Delapan daerah di Kalteng zona merah kasus COVID-19

id zona merah kalteng,satgas covid kalteng

Delapan daerah di Kalteng zona merah kasus COVID-19

Ilustrasi. (ANTARA/HO)

Palangka Raya (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan hasil penilaian terbaru risiko kenaikan kasus atau zona merah sebanyak delapan kabupaten/kota, kata Kepala Bagian Kehumasan Satgas Agus Siswadi.

Delapan kabupaten/kota itu, meliputi Seruyan dengan skor 1,54 status terdampak, Kapuas dengan skor 1,66 status terdampak, Kotawaringin Barat dengan skor 1,69 status terdampak dan Katingan dengan skor 1,69 status terdampak, demikian dalam rilis yang diterima di Palangka Raya, Senin.

Selanjutnya Lamandau dengan skor 1,72 status terdampak, Palangka Raya dengan skor 1,73 status terdampak, Pulang Pisau dengan skor 1,73 status terdampak dan Barito Timur dengan skor 1,79 status terdampak.

Sedangkan enam kabupaten lainnya termasuk dalam kategori risiko sedang atau zona oranye, meliputi Sukamara dengan skor 1,83 status terdampak, Barito Selatan dengan skor 1,84 status terdampak dan Kotawaringin Timur dengan skor 1,88 status terdampak.

Kemudian Gunung Mas dengan skor 1,98 status terdampak, Murung Raya dengan skor 2,13 status terdampak, serta Barito Utara dengan skor 2,19 status terdampak.

Baca juga: Satgas catat 12 kelurahan di Palangka Raya zona merah COVID-19

Baca juga: 24 warga Palangka Raya dinyatakan positif COVID-19


"Jika dilihat secara keseluruhan, hasil penilaian risiko kenaikan kasus penyebaran COVID-19 Kalimantan Tengah berada pada risiko tinggi atau zona merah dengan skor 1,67 status terdampak," terangnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, pada hari ini konfirmasi positif bertambah 43 orang, yaitu di Palangka Raya 18 orang, Kotim dua orang, Kobar tujuh orang, Lamandau satu orang, Sukamara 10 orang, Pulpis satu orang, Kapuas satu orang, Gumas dua orang, dan Mura satu orang.

Sembuh, bertambah 181 orang, yaitu di Palangka Raya 30 orang, Katingan dua orang, Kotim 50 orang, Kobar 17 orang, Sukamara 32 orang, Kapuas lima orang, Gumas 34 orang, Barsel tiga orang, Barut empat orang, dan Mura empat orang.

Meninggal bertambah satu orang, yaitu di Katingan, sehingga tingkat kematian atau 'case fatality rate' (CFR) 2,8 persen.

Berdasarkan penambahan tersebut, maka kumulatif positif COVID-19 Kalteng kini mencapai 9.488 kasus, terdiri dari 2.051 dalam perawatan, 7.171 sembuh dan 266 meninggal.

Baca juga: Sebanyak 21 warga Palangka Raya dinyatakan positif COVID-19

Baca juga: Palangka Raya perpanjang status tanggap darurat non bencana


 

Pewarta : Kasriadi/Muhammad Arif Hidayat
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar