Menteri: Penambahan pegawai KKP harus berbanding lurus produktivitas

id pegawai kkp,pelayanan prima,peningkatan produktivitas,cpns

Menteri: Penambahan pegawai KKP harus berbanding lurus produktivitas

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. ANTARA/HO-KKP/am.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa penambahan formasi pegawai di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) harus berbanding lurus dengan produktivitas serta peningkatan layanan prima ke masyarakat.

"Penambahan ratusan CPNS di KKP diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan produktivitas lembaga," kata Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran pers di Jakarta, Selasa.

Menteri Trenggono pada Selasa ini menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada sebanyak 394 calon pengawai negeri sipil (CPNS) formasi 2019 di lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Baca juga: Menteri KKP dorong unit teknis jadi lokomotif ekonomi kelautan

Dalam pidatonya, Trenggono menyatakan CPNS harus bangga terpilih di KKP karena telah berhasil bersaing secara jujur dengan ribuan pendaftar lain.

"Saya mengucapkan selamat bergabung dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan," ujar Menteri Trenggono.

Ia meminta jajarannya melahirkan inovasi-inovasi yang tujuannya untuk menyejahterakan masyarakat kelautan dan perikanan, menjaga keberlanjutan ekosistem, serta menambah pemasukan bagi negara.

"Nilai-nilai dasar yang harus dijunjung tinggi oleh setiap Aparatur Sipil Negara di lingkungan KKP yakni cerdas, akuntabel, integritas, loyalitas, inovatif, kerjasama, disiplin, profesional, dan pelayanan prima yaitu memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada pihak terkait yang membutuhkan pelayanan," tegasnya.

Baca juga: KKP: Capaian PNBP perikanan tangkap tahun 2020 lampaui 2019

Pesan lainnya, Menteri Trenggono menekankan seluruh pegawai termasuk CPNS baru KKP agar tidak terlibat praktik baik korupsi, kolusi, maupun nepotisme.

Dia meminta pegawai disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, baik ketika bekerja maupun saat berbaur dengan keluarga maupun masyarakat.

Setelah menerima SK dari Menteri Trenggono, ratusan CPNS KKP mengikuti pembekalan dan orientasi tugas jabatan para CPNS hingga sepekan ke depan. Selanjutnya mereka menjalani masa percobaan selama setahun sebelum resmi diangkat menjadi Aparatur Sipil Negera (ASN).

Akibat pandemi, kegiatan pembekalan dan orientasi tugas jabatan berlangsung secara daring maupun penugasan-penugasan sesuai unit penempatan. Dari 394 CPNS KKP, sebanyak 150 di antaranya akan ditempatkan di kantor pusat, sisanya di Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang tersebar di berbagai daerah.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal KKP, Antam Novambar menambahkan ada 11.532 pelamar CPNS KKP formasi 2019, sebelum akhirnya tersaring 394 orang yang lulus.

Pewarta : M Razi Rahman
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar