Bertambah 181 orang, positif COVID-19 di NTT naik jadi 2.807 kasus

id NTT,COVID-19 NTT,positif,corona,bertambah

Bertambah 181 orang, positif COVID-19 di NTT naik jadi 2.807 kasus

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur David Mandala.(FOTO ANTARA/ Benny Jahang)

Kupang (ANTARA) -
Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan pasien positif COVID-19 di provinsi itu bertambah 181 orang sehingga jumlah total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah itu meningkat menjadi 2.807 orang.

"Hari ini terjadi penambahan kasus sangat banyak yaitu 181 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur, David Mandala ketika dihubungi di Kupang, Selasa malam.

Ia mengatakan bahwa penambahan 181 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 itu tersebar di sembilan kabupaten/kota di NTT.

Disebutkannya bahwa Kabupaten Kupang dan Sumba Barat masing-masing mendapat tambahan satu kasus terkonfirmasi positif COVID-19, sementara Kabupaten Sikka ada penambahan dua kasus.

Baca juga: Rumah sakit penuh, Kupang minta pasien COVID-19 karantina mandiri

Baca juga: Kadinkes Manggarai Barat positif COVID-19


Selain itu, penambahan kasus COVID-19 juga terjadi di Kabupaten Sumba Barat Daya sebanyak 12 kasus, Kabupaten Manggarai Barat 10 kasus.

Sedangkan penambahan kasus COVID-19 yang terbanyak pada Selasa (12/1) 2021) terjadi di Kota Kupang dengan jumlah mencapai 155 orang terdiri atas laki-laki 70 orang dan perempuan 85 orang.

"Semua kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Kupang itu merupakan kasus transmisi lokal," katanya.

Sedangkan pasien COVID-19 yang masih dalam perawatan medis dan karantina di Nusa Tenggara Timur mencapai 1.135 orang dan yang telah dinyatakan sembuh 1.599 orang serta yang meninggal dunia 73 orang, demikian David Mandala.

Baca juga: Wakil Gubernur NTT positif COVID-19

Baca juga: NTT batasi jam kerja pegawai akibat ada klaster perkantoran COVID-19

Baca juga: Wagub NTT imbau warga berkontak erat dengannya jalani uji usap


 

Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar