Penyerang sayap PSS minta Liga 1 2020 lebih baik dianggap selesai

id Irkham Zahrul Mila,Jefri Kurniawan,PSS Sleman,Persib Bandung,PSSi,Liga Indonesia

Penyerang sayap PSS minta Liga 1 2020 lebih baik dianggap selesai

Aksi penyerang sayap PSS Sleman Irkham Zahrul Mila saat mengikuti sesi latihan tim. (ANTARA/HO/PSSleman.id)

Jakarta (ANTARA) - Penyerang sayap PSS Sleman Irkham Zahrul Mila meminta kepada PSSI dan PT Liga Indonesia agar Liga 1 Indonesia musim 2020 lebih baik dianggap selesai dan fokus menatap musim kompetisi 2021.

"Menurut saya Liga 2020 sebaiknya disetop dan dilanjutkan dengan kompetisi Liga 2021," ujar Irkham dikutip dari laman resmi klub di Jakarta, Kamis.

Permintaan Liga 1 dihentikan juga disuarakan oleh klub maupun pemain lain. Persib salah satunya, mereka meminta PSSI menyudahi kompetisi 2020 serta fokus membenahi hal-hal yang dirasa kurang dan perlu dilakukan perbaikan.

Baca juga: Menunggu nasib Liga 1 Indonesia musim 2020

Apabila kompetisi tetap digelar pada Februari seperti rencana awal, maka akan berjalan berantakan. Klub akan sulit mengumpulkan pemain asing yang pulang ke negaranya imbas pengetatan keluar-masuk suatu negara. Selain itu, persiapan juga tak bisa dilakukan secara mendadak.

Tak hanya Irkham, suara yang sama pun diutarakan gelandang PSS Sleman Jefri Kurniawan. Ia mengusulkan agar lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia yang direncanakan bisa digelar pada Februari sebaiknya dihentikan saja dan PSSI fokus merancang sistem kompetisi untuk musim baru.

“Lebih baik setop untuk memutar kompetisi 2020, fokus ke Liga 2021 dengan persiapan lebih matang," ujar Jefri.

Menurut Jefri, federasi tak boleh membiarkan nasib sepak bola Indonesia terkatung-katung di tengah ketidakpastian dan harus segera memutuskannya. Apalagi alasan dahulu ngotot kompetisi harus berlanjut karena ada gelaran Piala Dunia U-20 yang sudah tereliminasi setelah FIFA menundanya.

Baca juga: PT Liga percepat pertemuan dengan klub bahas kelanjutan Liga 1-2
Baca juga: PT Liga : Masukan klub pertimbangan utama nasib liga Indonesia


Apapun keputusan PSSI nantinya bakal menjadi pijakan bagi klub dalam menentukan langkah yang akan diambil ke depannya. Pemain juga tak dihinggapi rasa khawatir apalagi kontrak mereka rata-rata habis pada Desember 2020.

"Bukan cuma untuk kebaikan pemain, tapi juga untuk kebaikan klub, operator dan demi kemajuan sepak bola Indonesia. Apalagi event Piala Dunia U-20 di Indonesia juga ditunda," kata dia.

PSSI dan PT LIB sendiri berencana akan memutuskan nasib kompetisi pada 15 Januari. Pertemuan itu sendiri dilakukan untuk menemukan jalan keluar terkait Liga 1 dan 2 musim 2020, yang diliburkan sejak Maret 2020 karena pandemi COVID-19.

Hasil dari kegiatan tersebut nantinya diberikan kepada PSSI yang akan membahasnya dalam rapat Komite Eksekutif (Exco). Awalnya, PSSI dan LIB mengutarakan keinginan Liga 1 dan 2 dapat diputar pada Februari 2021. Akan tetapi, ketiadaan izin dari Polri hingga adanya pembatasan kegiatan masyarakat di Jawa dan Bali membuat keinginan tersebut sulit terwujud.

Baca juga: Borneo FC minta Presiden Jokowi bantu permudah izin kompetisi
Baca juga: Gelandang PSS Sleman usul lanjutan kompetisi Liga 1 dihentikan saja

Pewarta : Asep Firmansyah
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar