Bahlil ungkap diminta Jokowi capai Rp900 triliun investasi pada 2021

id BKPM, bahlil lahadalia, realisasi investasi, investasi, satgas investasi, uu cipt akerja, target realisasi investasi, vaksinasi covid-19, aturan turun

Bahlil ungkap diminta Jokowi capai Rp900 triliun investasi pada 2021

Dokumentasi - Foto udara konstruksi untuk jalur kereta cepat Jakarta-Bandung di samping Jalan Tol Purbaleunyi di Pasir Koja, Bandung Jawa Barat, Minggu (17/1/2021). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan dirinya diminta oleh Presiden Jokowi agar realisasi investasi pada 2021 bisa menembus Rp900 triliun.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dari target realisasi investasi 2021 sebesar Rp855,8 triliun.

"Target 2021 kalau di Bappenas itu Rp856 triliun, tapi dalam beberapa kesempatan Bapak Presiden perintahkan harus Rp900 triliun," katanya dalam konferensi pers virtual, Senin.

Baca juga: Realisasi investasi triwulan IV 2020 ditopang optimisme investor asing

Target tersebut juga lebih tinggi dari target realisasi investasi 2020 yang sebesar Rp817,2 triliun. Target realisasi investasi 2020 juga telah direvisi dari sebelumnya sebesar Rp886 triliun karena adanya pandemi Covid-19.

Menurut Bahlil, target tinggi yang diberikan Presiden Jokowi bukan tanpa alasan. Pasalnya, ada sejumlah faktor yang akan bisa mendorong kepercayaan publik tahun ini.

Ia mengatakan rancangan aturan turunan UU Cipta Kerja yang akan rampung Februari mendatang serta program vaksinasi Covid-19 akan dapat mendukung tercapainya target realisasi investasi Rp900 triliun.

"Perintah Presiden kepada kami, di 2021 dengan UU Cipta Kerja selesai, urusan vaksinasi mulai jalan, itu cukup memberikan kepercayaan publik kepada pemerintah ," katanya.

Baca juga: Lampaui target, realisasi investasi 2020 capai Rp826,3 triliun

Bahlil mengungkapkan salah satu strategi yang akan dilakukan BKPM diantaranya melakukan komunikasi aktif dengan investor untuk menjembatani mereka yang mungkin menghadapi masalah dalam merealisasikan investasinya di Indonesia.

"Jadi kita buat tim, buat satgas, untuk terus melakukan komunikasi aktif dengan para pelaku usaha untuk bagaimana kita beri solusi dan mencari solusi bersama atas masalah mereka. Insya Allah dengan modal yakin usaha sampai kita akan bisa melakukannya," pungkas Bahlil.

Baca juga: Presiden apresiasi BKPM terus lakukan percepatan proses investasi

Baca juga: BKPM gandeng Polri permudah perizinan dan jamin keamanan investasi

Baca juga: Realisasi investasi minim, Komisi VI DPR akan panggil BKPM

Pewarta : Ade irma Junida
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar