Kemarin, utang luar negeri RI hingga total dana PEN 2021

id utang indonesia, utang pemerintah, utang luar negeri, utang BI, bank indonesia utang, dana PEN, anggaran pemulihan ekonomi, neraca dagang, surplus ner

Kemarin, utang luar negeri RI hingga total dana PEN 2021

ILUSTRASI: Utang luar negeri Indonesia. ANTARA/Pixabay/Artbaggage/am.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting dan menarik menghiasi berita ekonomi pada Senin (15/02) di antaranya utang luar negeri Indonesia yang tumbuh 3,5 persen pada triwulan IV-2020.

Selain itu, BPS mencatat neraca dagang RI mengalami surplus pada Januari 2021.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih hangat untuk dibaca kembali.

1. Utang luar negeri RI capai 417,5 miliar dolar AS

Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia akhir triwulan IV-2020 mencapai 417,5 miliar dolar AS terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 209,2 miliar dolar dan swasta termasuk BUMN sebesar 208,3 miliar dolar AS.

Berita selengkapnya klik di sini

2. Neraca dagang RI surplus 1,96 miliar dolar AS Januari 2021

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan RI mengalami surplus 1,96 miliar dolar AS pada Januari 2021 dengan nilai ekspor 15,30 miliar dolar AS dan impor 13,34 miliar dolar AS.

Berita selengkapnya klik di sini

3. Anggaran PEN 2021 capai Rp688,33 triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan anggaran untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun ini mencapai Rp688,33 triliun atau meningkat dari alokasi sebelumnya Rp627,9 triliun.

Berita selengkapnya klik di sini

4. RCEP buka peluang investasi ke RI

Perjanjian perdagangan yang terdapat dalam Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) dinilai akan membuka peluang untuk mendatangkan investasi dari negara-negara mitra RCEP ke Indonesia.

Berita selengkapnya klik di sini

5. Dana kelolaan industri reksa dana turun

Dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) industri reksa dana tercatat turun sebesar Rp2,34 triliun atau 0,39 persen dari Rp595,13 triliun pada Desember 2020 menjadi Rp592,79 triliun pada awal Januari 2021.

Berita selengkapnya klik di sini

Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar