Anies ajak masyarakat jauhkan anak dari tempat berisiko saat banjir

id Gubernur dki jakarta anies baswedan, anak-anak korban banjir

Anies ajak masyarakat jauhkan anak dari tempat berisiko saat banjir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Beni, ayah dari korban meninggal akibat banjir bernama Arjuna, di Kampung Basmol, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (22/2/2021). (ANTARA/Devi Nindy)

Jakarta (ANTARA) - Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk menjauhkan anak-anak dari tempat berisiko saat banjir melanda Jakarta.

Sebab dari adanya banjir yang terjadi pada Sabtu (20/2), empat anak-anak meninggal dunia akibat terseret dan tenggelam banjir.

Baca juga: Anies: Banjir sudah surut 100 persen sejak Senin dini hari

"Saya mau mengajak seluruh masyarakat bila menyaksikan ada anak-anak bermain di tempat berisiko, maka pandanglah anak-anak itu seperti anak kita sendiri. Misalnya diajak untuk menjauhi tempat berisiko," ujar Anies setelah menjenguk orang tua korban tenggelam, Arjuna di Kampung Basmol Kembangan, Jakrta Barat, Senin.

Dia menyebutkan selain Arjuna, terdapat tiga korban anak berusia 7, 11, dan 13 tahun yang menjadi korban meninggal akibat banjir.

Baca juga: DKI fokus empat penanganan dalam Operasi Lintas Jaya 2021

Anies menggarisbawahi pada saat terjadi banjir, genangan air bukan kolam bermain anak-anak, yang seharusnya menjadi tempat yang harus dihindari.

"Pada masa genangan, banyak anak-anak bermain air. Saat surut, perhatikan pinggir jalan, perhatikan tepi sungai bila ada anak-anak bermain di tempat berisiko. Jangan dianggap anak orang lain tapi anak kita sendiri," ujar dia.

Baca juga: Ini cara Pemprov DKI tangani pengungsi banjir positif COVID-19

Anies dan seluruh jajarannya mengucapkan bela sungkawa pada keluarga korban anak akibat banjir, dan memastikan akan ada bantuan yang diberikan melalui Dinas Sosial DKI Jakarta.

Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar