Pemain timnas belum 100 persen bugar akibat pandemi COVID-19

id timnas indonesia,sea games,shin taeyong,pssi,mochamad iriawan

Pemain timnas belum 100 persen bugar akibat pandemi COVID-19

Pemain tim nasional Indonesia berlatih di Lapangan D Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (2/3/2021), menjelang laga uji coba kontra Tira Persikabo dan Bali United. Pertandingan itu menjadi bagian dari persiapan menuju SEA Games 2021. (Michael Siahaan)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyebut kebugaran fisik pemain timnas belum 100 persen lantaran situasi Indonesia yang masih dilanda pandemi COVID-19.

"Secara fisik mereka belum 100 persen, peningkatannya masih 60 persen karena situasi COVID-19," kata Iriawan di Lapangan D,  Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa.

Iriawan melanjutkan, pandemi membuat pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong melakukan penyesuaian menu latihan agar daya tahan tubuh pemain tetap terjaga.

Shin, kata pria yang akrab disapa Iwan Bule itu, tidak mau anak-anak asuhnya terlalu lelah.

"Jadi, mudah-mudahan dengan turunnya infeksi virus corona (SARS-CoV-2) dan banyaknya vaksinasi, membuat intensitas latihan fisik para pemain akan lebih keras," kata Iriawan.

Baca juga: Ketua Umum PSSI minta pemain timnas tidak mengeluh

Meski demikian, PSSI yakin situasi fisik seperti itu tidak menjadi ganjalan dalam laga uji coba timnas melawan Tira Persikabo esok dan Bali United, Jumat pekan ini.

Iriawan meminta seluruh pemain fokus dan memberikan yang terbaik agar menang.

Timnas menjalani pemusatan latihan (TC) persiapan SEA Games 2021 yang rangkaian kegiatannya dimulai sejak 8 Februari 2021 dan berakhir 6 Maret lalu setelah skuad Garuda menuntaskan laga uji coba menghadapi Tira Persikabo dan Bali United.

"Mereka akan kembali ke klub untuk persiapan turnamen pramusim (Piala Menpora 2021 -red). Setelah itu akan dievaluasi dan dikaji apakah mereka ditarik kembali ke timnas untuk bisa meningkatkan performa," tutur Iriawan.

Baca juga: Shin Tae-yong targetkan kemenangan pada dua laga uji coba

Pewarta : Michael Siahaan
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar