LPSK terima bantuan untuk anak terkena dampak COVID-19 dari YIIM

id LPSK,Bantuan COVID-19

LPSK terima bantuan untuk anak terkena dampak COVID-19 dari YIIM

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menerima bantuan dari Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) bagi anak-anak terdampak COVID-19 di Jakarta. (HO-YIIM)

Jakarta (ANTARA) - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menerima bantuan untuk anak-anak terkena dampak COVID-19 di Jakarta dari Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM).

Bantuan berupa buku, alat tulis, masker, dan cairan pembersih tangan (handsanitizer) itu diterima dari YIIM didukung oleh mitra utama PT Insight Investments Management.

Bantuan itu diserahkan secara langsung oleh Pengurus YIIM kepada para penerima manfaat disaksikan oleh Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo, di Kantor LPSK di Jl. Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu.

"Terima kasih kepada YIIM dan PT. Insight Investments Management telah bersedia mendukung program bantuan psikososial bagi anak-anak terlindung LPSK. Ini sesuai SDGs Nomor 16 memperkuat kelembagaan negara," kata Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo dalam keterangan tertulis.

Dia melanjutkan mengenai latar belakang penerima manfaat adalah anak-anak terlindung korban kekerasan yang mendapatkan program rehabilitasi psikososial dari LSPK.

"Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan memberi manfaat bagi terlindung di bawah naungan LPSK,” ujar Hasto Atmojo Suroyo.

Penyerahan bantuan ini dilaksanakan dua tahap, untuk tahap pertama anak-anak yang mendapat bantuan berjumlah 10 orang, dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Umum (SMU) yang tersebar di wilayah Jakarta dan juga Kalimantan.

Kemudian untuk tahap kedua ada 36 orang anak yang akan diberikan paket serupa untuk menunjang belajar mengajar dan protokol kesehatan mencegah penularan virus COVID-19.

Ketua Pengurus YIIM Chrisbiantoro, menyampaikan sepanjang tahun lalu pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa sembako di 20 provinsi.

“Sepanjang tahun 2020, YIIM dan PT. Insight tercatat telah menyalurkan sembako kepada 5855 jiwa di 20 provinsi. Kemudian bantuan alat pelindung diri (APD) berupa masker, APD tenaga medis, vitamin dan disinfektan untuk 1953 jiwa," ujar Chrisbiantoro.

Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar