Saham China naik karena optimisme pertumbuhan

id Saham China,Indeks Shanghai,Indeks CSI 300

Saham China naik karena optimisme pertumbuhan

Ilustrasi - Investor melihat layar komputer yang menunjukkan informasi saham di sebuah rumah broker di Shanghai. ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.

Shanghai (ANTARA) - Saham China membukukan kenaikan terbesar satu hari dalam tiga minggu pada Rabu, dipimpin oleh saham perbankan dan komoditas, karena harapan pertumbuhan ekonomi domestik mengimbangi kekhawatiran akan kebijakan moneter yang lebih ketat.

Beberapa pedagang juga mengaitkan penguatan pasar menjelang pertemuan tahunan Kongres Rakyat Nasional, yang dimulai pada hari Jumat depan.

Indeks saham unggulan CSI300 melonjak 1,9 persen menjadi 5.452,21, sedangkan Indeks Komposit Shanghai naik 2 persen menjadi 3.576,90 poin. Kedua indeks mencatat kinerja terbaik mereka sejak awal Februari.

Pengawas perbankan China mengatakan pada Selasa bahwa regulator sedang mempelajari langkah-langkah efektif untuk mengurangi risiko masuknya modal asing. Pernyataan itu ditafsirkan oleh beberapa orang menunjuk pada kesediaan Beijing untuk menaikkan suku bunga, sebuah langkah yang dapat mengundang lebih banyak arus modal masuk.

Baca juga: Saham China dibuka lebih rendah lanjutkan kerugian sehari sebelumnya

Baca juga: Saham China ditutup lebih rendah pada Selasa

 

Investor juga mengabaikan hasil survei sektor swasta yang menunjukkan aktivitas sektor jasa China yang tumbuh pada laju paling lambat dalam 10 bulan di bulan Februari.

"Kami memperkirakan PMI (Purchasing Managers’ Index) manufaktur dan jasa akan pulih pada bulan Maret, karena situasi COVID-19 dengan cepat dikendalikan dalam beberapa pekan terakhir. Beijing dapat secara bertahap melonggarkan beberapa aturan jarak sosial dalam beberapa bulan ke depan dan beberapa permintaan yang terpendam dapat dirilis," tulis Nomura.

Larry Hu, ekonom Macquarie Capital Ltd, mengatakan bahwa tidak perlu khawatir tentang inflasi di China.

"Untuk 2021, kami memperkirakan China akan melihat reflasi, tetapi bukan inflasi yang tinggi," tulis Hu. "Tren reflasi adalah berita baik bagi perusahaan yang terampak COVID-19 seperti perusahaan keuangan dan industri."

Saham siklikal naik tajam, mencerminkan optimisme investor terhadap pertumbuhan ekonomi. Saham perbankan melonjak hampir 5 persen, sementara saham energi naik lebih dari 3 persen.

Baca juga: Saham China dibuka lebih tinggi setelah melonjak sehari sebelumnya

Baca juga: Saham China ditutup melambung, Indeks Shanghai melonjak 1,21 persen

Baca juga: Saham China dibuka lebih tinggi setelah jatuh akhir pekan lalu


Pewarta : Biqwanto Situmorang
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar