Tuchel percaya diri tapi ogah terbuai status unggulan kontra Porto

id liga champions,chelsea,porto,thomas tuchel

Tuchel percaya diri tapi ogah terbuai status unggulan kontra Porto

Ekspresi manajer Chelsea Thomas Tuchel saat mendampingi timnya menghadapi Atletico Madrid dalam leg kedua 16 besar Liga Champions di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, Rabu (17/3/2021). (ANTARA/REUTERS/David Klein)

Jakarta (ANTARA) - Thomas Tuchel mengaku percaya diri dengan peluang Chelsea di perempat final Liga Champions tetapi tidak mau terbuai dengan status unggulan setelah hasil undian mempertemukan mereka dengan Porto.

Menurut Tuchel status unggulan tidak akan membantu Chelsea memenangi pertandingan, sebagaimana terjadi dengan Juventus yang jadi korban Porto di babak 16 besar karena kalah produktivitas gol tandang dalam skor agregat 4-4.

"Jelas sekarang banyak orang akan mengunggulkan kami melawan Porto. Itu tidak membantu kami. Anda bisa tanya orang-orang di Turin soal apakah status unggulan membantu Anda menang," kata Tuchel dikutip dari laman resmi Chelsea, Sabtu.

"Tapi kami percaya diri, dan itu semua bersumber dari penampilan kami sejauh ini. Kami menghadapi lawan sulit tetapi bisa mencapai perempat final dan sekarang mulai memikirkan cara meraih kemenangan, fokus mencapai semifinal. Kami percaya diri bisa melunasi peluang," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Chelsea susul Liverpool dan City ke perempat final Liga Champions
Baca juga: Pepe pede siapapun akan kesulitan kalahkan Porto

Chelsea tiba di perempat final dengan menyingkirkan Atletico Madrid lewat kemenangan agregat 3-0, setelah menang 2-0 di leg kedua tengah pekan kemarin.

Kemenangan itu makin menghiasi masa bulan madu Tuchel di Chelsea, yang menorehkan rekor sebagai pelatih anyar yang tak terkalahkan dalam 13 pertandingan pertamanya di semua kompetisi.

Secara pribadi Tuchel mengaku senang tidak harus bertemu tim Inggris di Liga Champions, sebab menurutnya kompetisi kontinental memang sudah sewajarnya dimainkan melawan klub negara lain.

"Saya senang kami main di laga internasional tidak melawan tim Inggris. Itulah Liga Champions, saya selalu cenderung ingin menghadapi tim dari negara lain," katanya.

"Saya juga senang kami akan memainkan leg kedua di kandang sendiri, memulai dengan laga tandang mungkin akan memantik sedikit keuntungan saat menutup babak di kandang sendiri," pungkas Tuchel.

Hal serupa terjadi dengan babak 16 besar ketika Chelsea harus lebih dulu bertindak sebagai tim tandang, meski pertandingan belakangan dipindahkan ke Romania karena berkaitan protokol pencegahan COVID-19.

Chelsea dijadwalkan lebih dulu bertandang ke Estadio Dragao pada 7 April untuk leg pertama sebelum menjamu Porto di Stamford Bridge pada 13 April.

Baca juga: Hasil undian perempat final Liga Champions: PSG kembali lawan Muenchen
Baca juga: Guardiola pakai jeda internasional untuk analisis penampilan Dortmund

Pewarta : Gilang Galiartha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar