Pemkot Pariaman-Bank Nagari resmikan Kampung QRIS pertama di Sumbar

id berita pariaman,berita sumbar,qris

Pemkot Pariaman-Bank Nagari resmikan Kampung QRIS pertama di Sumbar

Walikota Pariaman, Sumbar, Genius Umar (tengah) memindai barkode QRIS saat Peluncuran Pariaman Smart City di Pariaman, Jumat. ANTARA/Aadiaat M. S.

Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) bersama Bank Nagari meresmikan Kampung QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) Los Lambuang Balai Kurai Taji di Kecamatan Pariaman Selatan sebagai Kampung QRIS yang pertama di provinsi itu.

"QRIS ini untuk pertama di Los Lambuang dulu, nanti dilanjutkan ke setiap kecamatan di Pariaman," kata Walikota Pariaman Genius Umar usai Peluncuran Pariaman Smart City di Pariaman, Jumat.

Ia mengatakan dalam waktu dekat QRIS juga akan diterapkan di Pasar Rakyat Pariaman di Kecamatan Pariaman Tengah dan nantinya diikuti daerah lainnya di Pariaman.

Pihaknya berupaya memperbanyak penggunaan QRIS terutama di pedagang pasar karena hal tersebut juga merupakan program dari pemerintah pusat.

"QRIS ini dapat mempermudah masyarakat dalam transaksi dan mengembangkan usaha," katanya.

Sedangkan bagi pemerintah, lanjutnya dapat melihat perputaran uang di daerah yang hal tersebut dapat digunakan untuk mengambil kebijakan.

Selain meresmikan Kampung QRIS, lanjutnya pada kesempatan tersebut juga mulai diterapkan pembayaran parkir elektronik atau E-Distribusi Pariwisata.

Ia menjelaskan penerapan QRIS di Pariaman merupakan bagian program kota pintar atau "Smart City" yang dijalankan daerah itu semenjak beberapa tahun belakangan.

Adapun program dalam kota pintar di Pariaman yaitu pemerintahan elektronik atau e-government yang tidak saja bidang manajemen namun juga pelayanan rumah sakit dan bidang pendidikan.

Sementara itu, Direktur Keuangan Bank Nagari Sania Putra mengatakan Indonesia saat ini menyatukan transaksi keuangan non tunai melalui QRIS.

"Kampung QRIS di Pariaman ini merupakan yang pertama di Sumbar," ujarnya.

Ia mengatakan Pariaman juga merupakan kota wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan dan saat ini diterapkan sistem parkir pariwisata atau e-retribusi pariwisata.

Menurutnya dengan penerapan pembayaran elektronik maka transaksi aman dan tercatat sehingga dapat mengurangi potensi kebocoran.

Sejalan dengan itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Wahyu Purnama mengatakan mengapresiasi peluncuran Pariaman Smart City yang dilaksanakan Pemkot Pariaman.

"Hal ini dapat mendukung perkembangan teknologi yang serba cepat," kata dia.

Ia menyebutkan target penggunaan QRIS di tingkat nasional hingga akhir 2021 mencapai 12 juta sedangkan untuk di Sumbar 131 ribu.

 

Pewarta : Laila Syafarud
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar