Bogota akan adakan "lockdown" akhir pekan lagi

id Ibu kota Kolombia, Bogota,virus corona,Walikota Claudia Lopez

Bogota akan adakan "lockdown" akhir pekan lagi

Victor Nieto, seorang diaken Katolik dari rumah pemakaman Capillas de la Fe memakai alat pelindung diri, berjalan di luar pemakaman Chapinero di Bogota, Kolombia, Kamis (24/12/2020). REUTERS/Luisa Gonzalez/nz/cfo (REUTERS/LUISA GONZALEZ)

Bogota (ANTARA) - Ibu kota Kolombia, Bogota, akan mengulangi penutupan tiga hari akhir pekan ini dalam upaya untuk memperlambat infeksi virus corona, kata Wali kota Claudia Lopez pada  Selasa (13/4).

Penguncian serupa akhir pekan lalu telah membantu memperlambat penularan penyakit, kata Lopez dalam konferensi pers.

Warga harus tinggal di rumah pada Jumat hingga Minggu, tambahnya, dan batasan kapan orang dapat berbelanja berdasarkan nomor ID mereka akan terus berlanjut.

Unit perawatan intensif di Bogota memiliki tingkat hunian 76 persen, lebih rendah dari kota lain seperti Medellin, yang juga memberlakukan tindakan karantina.

Baca juga: Kolombia laporkan kematian pertama varian COVID Brazil

Para pejabat akan mengevaluasi lagi minggu depan apakah akan memperpanjang langkah-langkah penguncian, kata Lopes.

Kolombia telah mencatat lebih dari 2,5 juta kasus virus corona, serta 66.000 kematian.

Kolombia juga telah memberikan lebih dari 3,1 juta dosis vaksin, termasuk lebih dari 600.000 di Bogota.

Sumber : Reuters

Baca juga: Kolombia izinkan impor swasta vaksin COVID, tapi suntikan harus gratis
Baca juga: Kolombia beri izin penggunaan darurat vaksin COVID-19 J&J

Pewarta : Azis Kurmala
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar