1 DPO teroris ditangkap di Pasar Minggu 3 masih diburu

id Terorisme, densus 88 anti teror polri, operasi pencegahan teroris, mabes polri

1 DPO teroris ditangkap di Pasar Minggu 3 masih diburu

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Kombes Pol Ahmad Ramadhan, Rabu (14/4/2021) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Jakarta (ANTARA) - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap seorang terduga teroris di Pasar Minggu, Jakarta Selatan bernama Saiful Bahri, tersangka masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi Kamis, membenarkan perihal penangkapan tersebut.

"Ditangkap tadi pagi pukul 06.00 (WIB) oleh Densus 88 setelah diamankan lebih dulu oleh Polsek Pasar Minggu," ungkap Ramadhan.

Densus 88 Antiteror Polri telah menetapkan delapan orang terduga teroris sebagai DPO. Mereka terkait dengan terduga teroris yang ditangkap di wilayah Condet, Jakarta Timur serta Bekasi dan Tangerang.

Dari delapan DPO terduga teroris tersebut, lima orang telah ditangkap dan menyerahkan diri, di antaranya AN, W, NF dan SB.

Baca juga: Polri: Total 31 terduga teroris ditangkap pascabom Makassar

Baca juga: Polisi imbau terduga teroris yang masuk DPO untuk menyerahkan diri


"Laporan dari Densus sisa DPO terdug teroris yang belum ditangkap ada tiga orang," ucap Ramadhan.

Tiga terduga teroris yang masih DPO tersebut berinisial ARH, YI dan SN.

Pemburuan terduga teroris ini terkait dengan penangkapan empat terduga teroris di wilayah Jakarta, Bekasi dan Tangerang pada 29 Maret 2021 lalu.

Keempat terduga tersebut adalah BS, AJ, ZA dan WJ. Tiga dari empat tersangka teroris mengaku simpatisan organisasi yang dilarang oleh pemerintah.

Bahkan ketiganya membuat video pengakuan terkait rencana teror yang akan dilakukan dengan meledakkan tempat usaha milik pengusaha China dan SPBU.

Baca juga: Polri ungkap keterlibatan terduga teroris Pasar Rebo

Baca juga: Polri sebut ada 4 terduga teroris di Jakarta masuk daftar DPO

Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar