Pemkab dukung Kapolda Aceh berantas tambang emas ilegal di Aceh Barat

id Berita Aceh Terkini,Berita Aceh,Berita Aceh Terbaru,tambang emas ilegal aceh

Pemkab dukung Kapolda Aceh berantas tambang emas ilegal di Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Haji Ramli MS. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)

Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menyatakan dukungan secara penuh kepada Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada yang akan memberantas tambang emas ilegal terdapat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Barat.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mendukung penuh upaya penertiban tambang emas ilegal oleh Bapak Kapolda Aceh, kami sangat mengapresiasi,” kata Bupati Aceh Barat Ramli MS, di Meulaboh, Jumat.

Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada menyatakan dirinya akan menindak tegas dugaan perambahan hutan di kawasan pedalaman Kabupaten Aceh Barat yang selama ini dilakukan kelompok masyarakat guna mencari emas secara ilegal di daerah itu.

Menurut Ramli MS, penertiban tambang emas ilegal di Aceh Barat merupakan bentuk kepedulian Kapolda Aceh terhadap keselamatan ekosistem hutan dan lingkungan, dari setiap bentuk tindakan perambahan dan perusakan hutan dan lingkungan secara ilegal.

Selain itu, dengan adanya penertiban tersebut, pencemaran aliran sungai di Aceh Barat akibat limbah merkuri diharapkan agar dapat segera teratasi, sehingga masyarakat tidak kesulitan mencari ikan di air tawar.

Ramli MS menyatakan, dampak aktivitas tambang emas secara liar dan ilegal di Kabupaten Aceh Barat selama ini sangat meresahkan masyarakat di daerah itu.

Akibat penambangan emas secara liar tersebut, telah menyebabkan kerusakan lingkungan dan hutan serta berdampak terhadap kelestarian ekosistem hutan dan ikan air tawar di sepanjang aliran sungai di Aceh Barat.

“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat siap mendukung Bapak Kapolda Aceh yang akan menertibkan tambang ilegal di Aceh Barat,” kata Ramli MS menegaskan.

Ia juga meminta agar perusahaan tambang emas yang beroperasi di pedalaman Aceh Barat, juga wajib mematuhi aturan hukum dan Undang-Undang Mineral dan Batu Bara (Minerba).

Menurutnya, meski sudah memiliki legalitas dari pemerintah untuk melaksanakan tambang emas secara sah, namun perusahaan juga wajib menjaga keselamatan lingkungan, dengan tidak membuang air limbah tanpa pengolahan ke dalam sungai.

“Pemkab Aceh Barat mendukung setiap investasi yang ada di Aceh Barat dengan tidak mengorbankan masyarakat dan perusahaan, semua wajib mematuhi aturan,” kata Ramli MS menegaskan.
Baca juga: Walhi: Penambangan emas ilegal di Aceh Barat masih dibiarkan aparat
Baca juga: 100-an alat berat diduga beroperasi di tambang emas ilegal Aceh Barat

Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar