UniPin, Riot Games SEA gelar pertandingan amal peringati Hari Kartini

id UniPin,Riot Games SEA,turnamen esport perempuan,Hari Kartini

UniPin, Riot Games SEA gelar pertandingan amal peringati Hari Kartini

UniPin dan Riot Games SEA gelar pertandingan amal peringati Hari Kartini (HO/UniPin)

Jakarta (ANTARA) - Platform penyedia layanan digital UniPin bersama dengan pengembang game Riot Games SEA berencana menyelenggarakan pertandingan amal bertajuk Kartini Day Ladies Showdown pada Hari Kartini, mengajak 20 influencer gamer perempuan untuk bertanding lewat gim League of Legends: Wild Rift dan Valorant secara daring.

Kegiatan pertandingan amal tersebut diselenggarakan dengan membawa pesan untuk mendukung emansipasi perempuan, khususnya dalam melawan pelecehan seksual. Hal tersebut dinilai sangat relevan bagi para gamer perempuan, mengingat industri esports masih didominasi oleh laki-laki.

Community and Channel Specialist, Indonesia, Riot Games SEA, Brigitta Darmadji, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya ekosistem esports Indonesia yang ramah dan aman bagi perempuan.

Baca juga: ICC dan UniPin hadirkan turnamen PUBG Mobile

"Dengan semakin bertumbuh pesatnya industri esports, menurut kami sangat penting untuk mulai menjadikan wadah ini (esports) sebagai tempat yang aman untuk bermain, berkarya dan berbagi cerita," ujar Brigita dalam keterangan tertulis, Senin.

"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah yang berarti untuk meningkatkan kesadaran tentang pelecehan berdasarkan gender, serta membantu membuka percakapan dalam topik ini di ke depannya," dia melanjtukan.

Pertandingan tersebut akan disiarkan melalui akun Youtube UniPin Gaming pada tanggal 21 April 2021 pukul 19.00 WIB. Beberapa influencer gamer perempuan yang akan berpartisipasi di antaranya Kameaam, Inayma, Yapfero dan Momo Chan.

Nantinya, setiap 10 influencer gamer perempuan akan dibagi ke dalam dua kelompok gim, League of Legends: Wild Rift dan VALORANT.

Dua kelompok tersebut akan berhadapan satu sama lain dan menjanjikan pertarungan seru untuk dapat mengumpulkan donasi. Acara ini akan dipandu secara langsung oleh shoutcaster Bella Victoria.

Dalam penyaluran donasi, UniPin dan Riot Games SEA bekerjasama dengan Lentera Sintas Indonesia (LSI). Melalui berbagai kegiatannya, LSI telah banyak memberikan dukungan kelompok bagi penyintas kekerasan seksual di Indonesia.

Baca juga: Grimz Virago duduki puncak klasemen turnamen PMCA 2021

Pengumpulan donasi akan dilakukan sepanjang live streaming charity match. Siapapun dapat menyumbangkan donasinya melalui wadah pengumpulan dana daring, Saweria.

Selain donasi, UniPin dan Riot Games SEA sendiri telah mempersiapkan prize pool total sebesar Rp60 juta. Keseluruhan nominal tersebut sepenuhnya akan didonasikan atas nama pemenang pertandingan amal.

Tidak hanya pertandingan amal, UniPin dan Riot Games SEA juga telah menyelenggarakan rangkaian kampanye #SheSpeaksOut. Melalui kampanye ini, para influencer gamer perempuan yang terlibat berkesempatan menyebarkan dukungan mereka kepada gamer perempuan untuk dapat menyuarakan keresahan mereka terhadap pelecehan seksual.

"Penyelenggaraan turnamen dan kampanye ini menjadi sangat krusial, mengetahui bahwa kita sebagai perempuan masih seringkali disalahkan ketika pelecehan seksual itu terjadi. Ini mindset yang salah," kata Senior Vice President UniPin Community, Debora Imanuella.

"Maka dari itu, penting bagi kita untuk dapat lantang menyuarakan isu ini dan mendukung sesama perempuan. Ada kebutuhan di sini untuk kita dapat speak up," dia menambahkan.

Baca juga: 16 tim esport perempuan siap hadapi final PMCA 2021

Pewarta : Arindra Meodia
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar