Pemkab Parigi Moutong-TNI AL doa bersama untuk kru KRI Nanggala-402

id Doa bersama, Nanggala, kapal selam, Possal TNI-AL, Parigi Moutong, Aditya Nugroho, Danposal, sulteng

Pemkab Parigi Moutong-TNI AL doa bersama untuk kru KRI Nanggala-402

Suasana doa bersama berlangsung di pelataran Pos TNI AL Parigi untuk para prajurit TNI AL yang gugur di kapal selam KRI Nanggala-402 dalam menjalankan tugas, Senin (26/4/2021). ANTARA/Moh Ridwan

Parigi (ANTARA) -
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan prajurit Pos TNI AL Parigi, Sulawesi Tengah doa bersama untuk kru KRI Nanggala-402 yang tenggelam dengan salah satu di antaranya mantan Danposal TNI AL Parigi Lettu Laut (P) Muhadi.
 
"Doa bersama sebagai bentuk ungkapan belasungkawa Pemerintah Parigi Moutong dan kami sebagai prajurit TNI," kata Komandan Pos TNI AL Parigi Letda Laut (P) Aditya Nugroho usai doa bersama di Parigi, Senin malam.
 
Dia menceritakan Lettu Muhadi sosok yang ramah dan cepat berbaur dengan masyarakat di mana dia bertugas sehingga cukup dikenal khususnya warga kabupaten tersebut.
 
Meskipun dirinya belum pernah bertemu langsung dengan Muhadi, cerita yang disampaikan prajurit maupun warga setempat menyimpulkan bahwa almarhum meninggalkan kesan di masyarakat, termasuk pemerintah daerah setempat.
 
"Lettu Laut (P) Muhadi merupakan Danposal TNI-AL ke-9 di Parigi mulai melaksanakan tugas tahun 2013 sampai dengan 2016 dan cukup familiar bagi warga Parigi Moutong, apalagi warga Desa Lebo yang secara administratif Pos TNI-AL berada di desa tersebut," ujar Aditya.

Baca juga: Lettu Laut Muhadi pendiri Saka Bahari Kwarcab Parigi Moutong
 
Ia mengatakan selama bertugas Lettu Muhadi telah membentuk organisasi Pramuka Saka Bahari di bawah naungan Kwarcab Parigi Moutong di tahun 2014, kemudian pada 2015 mendirikan Parigi Moutong Club Diving (PCD) beranggotakan 30 orang sekaligus menjadi instruktur, termasuk terlibat penuh dalam kegiatan skala nasional di kabupaten itu, yakni Sail Tomini pertama pada 2015.
 
"Lalu kegiatan spektakuler diselenggarakan pemerintah setempat salah satunya, Lettu Muhadi menjadi koordinator renang estafet rekor Muri di Teluk Tomini sepanjang 472 kilometer dan lomba foto bawah air, sehingga sangat berkesan di mata pemerintah dan masyarakat setempat atas dedikasinya di tempat tugas," ucap dia.
 
Dia mengaku masyarakat antusias ikut mengirimkan doa kepada para prajurit yang gugur di KRI Nanggala-402. Hadir juga sejumlah pejabat di instansi Pemkab Parigi Moutong.
 
"Kami sangat berterima kasih atas keterlibatan masyarakat dan pemerintah setempat dalam acara ini. Musibah yang menimpa prajurit TNI AL sudah ketentuan Tuhan Yang Maha Esa," kata dia.
 
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Parigi Moutong Moh Nasir mengemukakan pelaksanaan doa bersama untuk para personel kapal selam KRI Nanggala-402 sebagai bentuk ungkapan duka cita mendalam.
 
Rencananya, doa bersama akan berlangsung tiga malam, mulai 26-28 April 2021 sekaligus buka puasa bersama.
 
"Lettu Laut (P) Muhadi selama tiga tahun bersama-sama Pemkab Parigi Moutong mengawal pengawasan di Teluk Tomini, khususnya sektor kelautan dan perikanan, atas kerja sama yang terbangun banyak jasa beliau terhadap daerah ini," demikian Nasir.

Baca juga: Bupati Lamongan sampaikan belasungkawa ke keluarga kru KRI Nanggala
Baca juga: Pimpinan DPRD Kota Surabaya kunjungi keluarga awak KRI Nanggala-402
Baca juga: Kapal-kapal TNI AL kibarkan bendera setengah tiang
Baca juga: Bupati Bangkalan takziah ke keluarga awak KRI Nanggala-402

Pewarta : Muhammad Arshandi/Moh Ridwan
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar