Shalat ghaib digelar SMPN 3 Banda Aceh bagi awak KRI Nanggala 402

id Banda Aceh,TNI AL,Kapal Selam,KRI Nanggala 402,tenggelam,hilang kontak,shalat ghaib,SMP Negeri 3 Banda Aceh,doa bersama,dzikir,Letkol Laut Irfan Suri

Shalat ghaib digelar SMPN 3 Banda Aceh bagi awak KRI Nanggala 402

Keluarga Besar SMP Negeri 3 Banda Aceh, Provinsi Aceh, sedang membacakan doa setelah melaksanakan shalat ghaib untuk korban KRI Nanggala 402, di Banda Aceh, Jumat (30/4/2021). Salah satu korban, Letkol Laut (E) Irfan Suri, adalah alumni SMPN 3 Banda Aceh. ANTARA/Rahmat Fajri.

Banda Aceh (ANTARA) - Keluarga besar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Banda Aceh melaksanakan shalat ghaib dan berdzikir untuk mendoakan korban kapal selama KRI Nanggala 402, yang salah satunya adalah Letkol Laut (E) Irfan Suri yang juga alumni sekolah itu, serta bagi 53 awak lainnya.

"Hari ini kita melaksanakan shalat ghaib untuk seorang alumni SMP Negeri 3 Banda Aceh, Letkol Laut (E) Irfan Suri beserta penumpang dan semau awak KRI Nanggala 402 lainnya," kata Kepala SMP Negeri 3 Banda Aceh Rima Afriani, di Banda Aceh, Jumat.

Irfan Suri sendiri merupakan alumni SMP Negeri 3 Banda Aceh angkatan 1996. Almarhum merupakan putra asli Aceh.

Shalat ghaib untuk awak KRI Nanggala 402 ini dilaksanakan secara berjamaah, yang diikuti oleh para dewan guru, siswa-siswi serta para alumni SMP 3 Banda Aceh.

Rima mengatakan, selain menggelar shalat ghaib, pihaknya juga melaksanakan tausiyah, doa bersama serta memberikan santunan kepada anak yatim yang bersekolah di sana.

"Kita ikut berbelasungkawa atas tenggelamnya KRI Nanggala 402, dan semoga ke 53 awak kapal, semuanya menjadi syuhada, dan Allah subhanahu wa ta' alam tempatkan mereka di surga yang paling indah," kata Rima Afriani.

Kapal selam KRI Nanggala-402 yang membawa 53 awak kapal dinyatakan tenggelam pada Rabu (21/4) dini hari di perairan utara Pulau Bali saat latihan penembakan torpedo.

Setelah melakukan proses pencarian, pada Minggu (25/4), KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur.

Kapal selam buatan Jerman itu ditemukan tenggelam di kedalaman 838 meter di perairan utara Pulau Bali. Saat ditemukan oleh tim pencari, badan KRI Nanggala terbelah menjadi tiga bagian yang terlepas dari badan utama kapal selam, badan utama kapal dan bagian belakang kapal yang tidak berbadan tekan.

Baca juga: Bupati Bogor-istri almarhum Letkol Irfan Suri saling ucap duka cita

Baca juga: Warga Aceh Tamiang gelar Shalat Gaib untuk awak KRI Nanggala-402

Baca juga: Gubernur Jabar beri Rp100 juta kepada keluarga Letkol Irfan Suri

Baca juga: Kodim Simeulue gelar Shalat Gaib bagi korban KRI Nanggala-402


 

Pewarta : Rahmat Fajri
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar