Tottenham ingin jadi tim enam besar pertama yang menang di Leeds

id liga inggris,tottenham,leeds,ryan mason

Tottenham ingin jadi tim enam besar pertama yang menang di Leeds

Pelatih interim Tottenham Hotspur Ryan Mason (kanan) berjalan bersama Gareth Bale seusai mengalahkan Sheffield United dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris, Minggu (2/5/2021). (ANTARA/REUTERS/POOL/Justin Setterfield)

Jakarta (ANTARA) - Tottenham Hotspurs membidik catatan sebagai tim enam besar Liga Inggris pertama yang menang di markas Leeds United ketika mereka bertandang ke Elland Road untuk laga pekan ke-35 pada Sabtu malam ini.

Kendati berstatus tim promosi, Leeds besutan Marcelo Bielsa mampu menghindari kekalahan saat menjamu tim-tim enam besar Liga Inggris di Elland Road musim ini.

Di awal musim Leeds bisa menahan imbang Manchester City 1-1 dan Arsenal 0-0 pada November 2020.

Lantas pada 2021, Chelsea juga cuma main 0-0 di Elland Road, diikuti hasil 1-1 dan 0-0 yang secara berurutan dirasakan Liverpool serta Manchester United dalam dua pertandingan kandang terakhir Leeds.

Oleh karena itu, Ryan Mason selaku pelatih interim Tottenham berharap timnya bisa mengubah situasi itu dan menjadi yang pertama di antara tim-tim mantan pendiri Liga Super Eropa yang bisa meraih kemenangan di Elland Road.

Baca juga: Leeds vs MU berakhir 0-0, di tengah protes #GlazersOut
Baca juga: Liverpool diimbangi Leeds di tengah kisruh Liga Super Eropa


"Semoga saja kami bisa mengubah fakta itu. Kami akan ke sana dengan mentalitas dan sikap untuk memburu kemenangan," kata Mason dalam komentar pralaga dikutip dari laman resmi Tottenham, Jumat malam tadi.

"Kami percaya bisa menang, sebagaimana kami punya keyakinan itu untuk setiap pertandingan yang kami mainkan," ujarnya menambahkan.

Mason menegaskan kemenangan di Elland Road menjadi fokus utamanya bagi Tottenham saat ini, ketimbang terlalu membebani tim terkait peluang ke kompetisi Eropa musim depan.

Baca juga: Trigol Gareth Bale bawa Tottenham dekati empat besar
Baca juga: UEFA hanya hukum denda sembilan klub inisiator Liga Super Eropa


"Kami sudah cukup lama berkecimpung di sepak bola sehingga sadar tidak bisa berpikir terlalu jauh, tidak bisa berpikir 'kami akan memenangi empat pertandingan berikutnya' sebab sepak bola di level apapun tidak berjalan semacam itu," katanya.

"Lagi pula kami berada di liga paling sulit dan kompetitif di dunia. Maka pertandingan selanjutnya adalah yang terpenting. Orang boleh bilang itu klise, tapi nyatanya demikian.

"Leeds akan tampil agresif dan menciptakan kesulitan, tapi kami berangkat ke sana dengan determinasi meraih kemenangan," pungkas Mason.

Tottenham saat ini berada di urutan keenam klasemen dengan koleksi 56 poin atau terpaut lima poin dari zona Liga Champions, tetapi posisi mereka bisa disalip Liverpool yang hanya tertinggal dua poin dan punya satu laga simpanan.

Baca juga: Newcastle "selamat" dari ancaman degradasi setelah hantam Leicester
Baca juga: Klopp tetap merasa badai cedera penyebab Liverpool gagal jaga gelar
Baca juga: Guardiola: Man City vs Chelsea besok bukan cuplikan final Champions

Pewarta : Gilang Galiartha
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar