Kalsel fasilitasi pengaduan disabilitas melalui sistem LAPOR

id Pemprov,kalsel,disabilitas

Kalsel fasilitasi pengaduan disabilitas melalui sistem LAPOR

Pj Gubernur Kalsel Safrizal menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas di Banjarmasin, Senin (10/5/2021). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemprov Kalsel)

Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengembangkan program sistem Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) untuk fasilitasi aspirasi pengaduan masyarakat secara daring guna menjangkau kepentingan layanan penyandang disabilitas.
 
Program itu disampaikan Pj Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA pada kegiatan sosial berbagi paket Lebaran 2021 bertajuk  "LAPOR Berbagi Untuk Teman Disabilitas" di Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Fajar Harapan, Dinas Sosial Kalsel, di Banjarmasin, Senin.

Menurut  dia kegiatan sosial berbagi paket Lebaran itu juga dalam rangka pengembangan program sistem layanan LAPOR di daerah itu untuk menjangkau para penyandang disabilitas.

Penyerahan simbolis sebanyak 250 paket bantuan yang dibagikan ke lima panti diserahkan Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA bersama Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Siti Nuriyani dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalsel, Gusti Yanuar Rifai, serta Kepala PSBN Dinas Sosial Pemprov Kalsel, Fahruddin Salman.

Safrizal berharap sistem LAPOR terus dikembangkan agar bisa melayani pengaduan atau menerima laporan masyarakat sampai pelosok perdesaan, sehingga pemerintah mengetahui apa yang dikehendaki masyarakat.

Ia juga mengapresiasi program LAPOR berbagi untuk membantu para disabilitas, yang layak dan berhak mendapat perlakuan yang sama seperti yang lain.

Pihaknya berharap para penyandang disabilitas tetap bisa menyampaikan aspirasi atau laporan mereka kepada pemerintah melalui program LAPOR itu.

Kadis Komunikasi dan Informasi Pemprov Kalsel Gusti Yanuar mengatakan program LAPOR dalam rangka menindaklanjuti peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 46 Tahun 2020 tentang Roadmap Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Tahun 2020 - 2024.

Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR!) itu diharapkan mampu menjangkau para penyandang disabilitas dengan menegakkan hak mereka terhadap pelayanan publik di Indonesia, khususnya dalam hal menyampaikan aspirasi dan aduan mereka.

"Hanya dengan melalui LAPOR, tentunya dengan cara mereka masing-masing. Ada masukan, kritikan terhadap pemerintah pelayanan publik agar lebih baik lagi," katanya..

Dikatakannya program kegiatan "LAPOR Berbagi" ini merupakan yang ketiga kalinya, di mana pertama adalah Lapor Peduli Covid-19 #LAPORBERBAGI yang kedua "LAPOR Peduli Banjir" dan yang sekarang adalah "LAPOR Berbagi Untuk Teman Disabilitas".

"Pada kesempatan ini dengan menggandeng Bank Kalsel, kami membagi 250 paket Lebaran, yang disebar di beberapa pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) salah satunya di Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan ini," katanya.

Program ini merupakan salah satu indikator yang memuluskan jalan LAPOR! Kalsel menjadi satu-satunya provinsi yang masuk sebagai 6 finalis kategori pemerintah daerah untuk merebut Outstanding Achievement pada Kompetisi Pengaduan Pelayanan Publik Nasional 2020, demikian Gusti Yanuar.

Baca juga: Seluruh Puskesmas di HSU siapkan fasilitas kesehatan bagi disabilitas

Baca juga: 25 perenang disabilitas Kalsel bersemangat songsong Paparnas

Baca juga: "Islamic Center" ramah disabilitas dibangun di Hulu Sungai Selatan-Kalsel

Pewarta : Ulul Maskuriah
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar