Gempa Blitar berdampak pada 16 kecamatan di Kabupaten Malang

id Dampak Gempa,Gempa Blitar,Dampak Gempa Bumi,Gempa Bumi

Gempa Blitar berdampak pada 16 kecamatan di Kabupaten Malang

Dokumentasi - Warga dan relawan merobohkan rumah korban gempa di Majangtengah, Malang, Jawa Timur, Senin (12/4/2021). Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi jatuhnya korban lagi karena banyaknya bangunan korban gempa sudah tidak layak huni. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto).

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyatakan bahwa gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Blitar pada Jumat (21/5), menyebabkan 16 kecamatan dari total 33 kecamatan di Kabupaten Malang, Jawa Timur terdampak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono mengatakan bahwa dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 di 16 kecamatan tersebut, menyebabkan ratusan rumah di wilayah tersebut rusak.

"Data ini masih belum final, kami terus mencatat lapor yang masuk, dan melakukan verifikasi lapangan," kata Sadono, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin.

Sebanyak 16 kecamatan tersebut, diantaranya adalah Kecamatan Ampelgading, Kecamatan Dampit, Kecamatan Jabung, Kecamatan Donomulyo, Kecamatan Gondanglegi, Kecamatan Kalipare, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kecamatan Tirtoyudo, Kecamatan Poncokusumo, dan lainnya.

Baca juga: Gempa Blitar sebabkan 287 rumah rusak di Kabupaten Malang

Baca juga: Kemarin puluhan rumah rusak akibat gempa, kapal tenggelam di Jambi


Sadono menjelaskan pada 16 kecamatan tersebut, sebanyak 486 rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi pada pukul 19.09 WIB tersebut. Sebagai informasi, Kabupaten Malang juga sebelumnya juga diguncang gempa pada 10 April 2021, dan menyebabkan kerusakan sangat banyak.

Dari sebanyak 486 rumah yang mengalami kerusakan tersebut, lanjut Sadono, rinciannya sebanyak 384 rumah mengalami kerusakan ringan, 88 rumah mengalami rusak sedang, dan sebanyak 14 unit rumah mengalami rusak berat.

"Tim kami saat ini sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan darurat bencana," kata Sadono.

Selain menyebabkan ratusan rumah rusak, gempa bumi yang terjadi pada kedalaman 110 kilometer tersebut juga menyebabkan sejumlah fasilitas umum yang ada di wilayah Kabupaten Malang juga rusak.

Tercatat, fasilitas umum di Kabupaten Malang yang mengalami kerusakan adalah fasilitas kesehatan sebanyak 14 unit, tujuh rumah ibadah, dan dua fasilitas umum lainnya. Sementara untuk kerusakan pada bangunan sekolah, hingga saat ini belum ada laporan yang diterima.

Akibat gempa bumi tersebut, BPBD Kabupaten Malang juga mencatat adanya satu korban luka-luka, di Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Tidak ada korban jiwa akibat gempa bumi tersebut.

Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Jumat (21/5) pukul 19.09 WIB. Gempa berkekuatan magnitudo 5,9 tersebut, terjadi pada kedalaman 110 kilometer, sejauh 57 kilometer tenggara Kabupaten Blitar.

Gempa yang terjadi pada koordinat 8.63 Lintang Selatan (LS), dan 112.34 Bujur Timur (BT) tersebut, tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Gempa tersebut dirasakan hingga ke wilayah Malang Raya, yang merupakan gabungan antara Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu.*

Baca juga: Gubernur Jatim ingin mitigasi bencana dilakukan lebih komprehensif

Baca juga: Gubernur tinjau rumah rusak akibat gempa magnitudo 5,9 di Blitar


Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar