Saham China berakhir variarif, investor respons data perdagangan baru

id Saham China,Indeks CSI300,Indeks Shanghai,Indeks ChiNext,Indeks Shenzen

Saham China berakhir variarif, investor respons data perdagangan baru

Ilustrasi - Para investor sedang memantau pergerakan saham di Bursa Saham China. ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.

Shanghai (ANTARA) - Indeks saham utama China ditutup bervariasi pada Senin, karena investor bereaksi terhadap data perdagangan terbaru negara itu.

Indeks saham unggulan CSI300 turun 0,1 persen menjadi 5.277,63, sedangkan Indeks Komposit Shanghai naik 0,2 persen menjadi 3.599,54.

Papan pengembangan Bursa Shenzhen, ChiNext turun 1,2 persen, dan Indeks STAR50 yang berfokus pada teknologi Shanghai turun 0,2 persen.

Impor China tumbuh pada laju tercepatnya dalam 10 tahun di bulan Mei, didorong oleh lonjakan harga komoditas, sementara pertumbuhan ekspor meleset dari ekspektasi, kemungkinan tertekan oleh gangguan yang disebabkan oleh kasus COVID-19 di pelabuhan-pelabuhan utama di selatan negara itu.

Baca juga: Saham China dibuka untung, lanjutkan kenaikan akhir pekan lalu

"Ekspor sedikit melemah, mungkin karena kasus COVID di Provinsi Guangdong yang memperlambat kegiatan di Pelabuhan Shenzhen dan Guangzhou," kata Kepala Ekonom Pinpoint Asset Management, Zhiwei Zhang.

Indeks telah bergerak dalam kisaran sempit baru-baru ini, karena berada di dekat level tertinggi tiga bulan, sementara analis mengatakan kurangnya faktor yang dapat mendorong pasar lebih tinggi.

Pasar akan tetap dalam kisaran terbatas dalam jangka pendek, karena tidak ada kekuatan yang secara substansial dapat mengubah keseimbangan untuk saat ini, Zhu Zhiyong, seorang analis Aijian Securities, mengatakan dalam sebuah catatan.

Baca juga: Yuan "rebound" 109 basis poin terhadap dolar AS

Zhu mencatat investor harus mewaspadai risiko untuk sektor dan saham yang menghadapi tekanan dalam hal pendapatan dan penilaian karena perusahaan akan melaporkan kinerja sementara.

Memimpin penurunan antar-sektor, indeks energi baru CSI turun 1,8 persen, dengan CATL turun 5,7 persen karena ekspektasi pasokan ekuitas yang lebih banyak.

Perusahaan terkait kelahiran dan kesuburan juga mundur, setelah Moody's mengatakan kebijakan baru China yang mengizinkan pasangan memiliki hingga tiga anak tidak mungkin secara dramatis mengubah angka kelahiran nasional.

Investor asing menjadi penjual bersih pada hari Senin, menjual total saham-A senilai 1,4 miliar yuan (218,77 juta dolar AS) melalui Stock Connect yang menghubungkan China daratan dengan Hong Kong, menurut data Refinitiv. ( 1 dolar AS = 6,3995 yuan Cina renminbi).

Baca juga: FTSE 100 tergelincir, terseret ekspor China suram dan minyak turun

Baca juga: IHSG awal pekan diprediksi variatif, seiring beragamnya bursa Asia


Pewarta : Biqwanto Situmorang
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar