KBPP Polri dukung pembentukan Kampung Tangguh Narkoba

id KBPP Polri, mabes polri, evita nursanty,kampung tangguh narkoba

KBPP Polri dukung pembentukan Kampung Tangguh Narkoba

Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Pramono, saat mencanangkan pembentukan Kampung Tangguh Narkoba di semua wilayah kerja Polda se-Indonesia. ANTARA

Jakarta (ANTARA) - Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP) mendukung seruan Kepala Kepolisian Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Prabowo, untuk memerangi peredaran gelap narkoba dari hulu hingga hilir dan membentuk Kampung Tangguh Narkoba.

"Kita harus bangkit bersama melawan ini dengan peran masing-masing. KBPP Polri juga menyerukan kepada pimpinan daerah KBPP Polri untuk ikut bersama membantu pembentukan Kampung Siaga Narkoba ini," kata Ketua Umum KBPP Polri, Evita Nursanty, dalam keterangan tertulisnya diterima di Jakarta, Senin.

Perempuan anggota DPR ini juga prihatin dengan narkoba yang ternyata tetap marak peredarannya meskipun saat pandemi Covid-19.

Baca juga: Kapolri instruksikan bentuk Kampung Tangguh Narkoba di seluruh polda

Menurut dia, narkoba akan merusak cita-cita Indonesia mewujudkan SDM Indonesia yang unggul di tengah-tengah persaingan antarbangsa.

Padahal, lanjut dia, dengan kekuatan SDM yang berkualitas Indonesia pun bersiap menjadi negara lima besar kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2045.
"Saat semua orang menghadapi kesulitan karena pandemi, pengedar narkoba ini malah terus menjerat anak-anak kita," ujarnya.

Saat menggelar konferensi pers terkait pengungkapan narkoba jenis sabu dari Timur Tengah sebanyak 1,129 ton yang digagalkan polisi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, Prabowo menginstruksikan seluruh kepala Polda membentuk Kampung Tangguh Narkoba.

Baca juga: Kapolri perintahkan pembentukan Kampung Tangguh Narkoba

Dari data, kata Nursanty, pada hasil tangkapan polisi dalam tiga bulan terakhir yang diperkirakan mencapai lebih dari 5.000 kilogram. Angka ini sangat menyedihkan, artinya, kalau narkoba ini tidak diungkap maka jutaan generasi muda Indonesia akan terjerat narkoba.

Oleh sebab itu, dia membuka kesadaran seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak lagi menganggap masalah narkoba sebagai hal sepele atau hal biasa. Sebaliknya, harus memunculkan kesadaran baru secara kolektif untuk menyelesaikan permasalahan narkoba hingga sampai ke akar-akarnya.

Baca juga: Direktorat Narkoba Polda Metro jadi 'bapak asuh' Kampung Tangguh

"Kami dari KBPP Polri dengan jajarannya di seluruh Indonesia, sebagai organisasi masyarakat bagian dari bangsa ini, menyatakan dukungan kami dan berada dalam arus yang sama untuk melawan narkoba ini," ujar dia.

Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar