Positif COVID-19 Jakarta bertambah 8.348 dengan 128 kasus varian baru

id Corona,COVID-19,Varian Baru COVID-19,COVID-19 Jakarta,Varian baru,aa

Positif COVID-19 Jakarta bertambah 8.348 dengan 128 kasus varian baru

Petugas kesehatan mendampingi pasien COVID-19 dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tiba di Rumah Susun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (21/6/2021). Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per hari Senin (21/6) menyebutkan kasus positif COVID-19 bertambah 14.536 orang sehingga total menjadi 2.004.445 orang, sementara kasus pasien sembuh bertambah 9.233 orang menjadi 1.801.761 orang, dan kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah 294 jiwa sehingga totalnya menjadi 54.956 jiwa. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Konfirmasi positif COVID-19 di Jakarta pada Senin bertambah 8.348 dengan 128 kasus varian baru mutasi virus corona.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia di Jakarta, menyebutkan sebanyak 128 sampel dinyatakan sebagai kasus varian baru hasil dari pemeriksaan sampel "Whole Genome Sequencing" (WGS).

Adapun rincian 128 sampel yang juga disebut sebagai "Variant of Concern" (VoC) tersebut, yakni 12 varian Alpha (B.117), tiga varian Beta (B.1.351) dan 113 varian Delta (B.1617.2)

"Dari jumlah tersebut (128) telah diidentifikasi bahwa 35 kasus memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri (kasus impor), 46 transmisi lokal varian Delta di DKI Jakarta, 22 transmisi lokal varian Delta di Debotabek yang pemeriksaannya dilakukan di Jakarta dan 25 kasus masih dalam proses verifikasi apakah merupakan varian Delta dari luar negeri atau transmisi lokal," kata Dwi.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Jakarta pada laman corona.Jakarta.go.id, Senin, dengan pertambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 8.348 kasus hari ini total kasus konfirmasi positif meningkat dari 520.061 kasus menjadi 528.409 kasus.

Baca juga: Polda Metro Jaya berlakukan pembatasan mobilitas di 35 kawasan
Baca juga: Fasilitas RS penuh, Anies imbau warga kurangi bepergian
Warga menerima vaksinasi COVID-19 yang diadakan di GOR Ciracas, Jakarta, Senin (28/6/2021) ANTARA/Yogi Rachman
Pertambahan kasus positif COVID-19 di Jakarta sebanyak 8.348 kasus merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada sehari sebelumnya, yakni pada Minggu (27/6).

Tes PCR pada 27 Juni 2021 yang masuk pada Senin ini dilakukan tes pada 28.619 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 22.895 orang adalah yang baru dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 8.348 positif dan 14.547 negatif.

Selama sepekan, penambahan kasus positif harian sebanyak 8.348 kasus yang dilaporkan pada hari Senin ini, jauh lebih tinggi dibanding laporan pertambahan kasus yang masuk pada hari Jumat (25/6) sebanyak 6.934 kasus, Kamis (24/5) 7.505 kasus, Rabu (23/6) 4.693 kasus, Selasa (22/6) 3.221 kasus dan pada Senin (21/6) sebanyak 5.014 kasus.

Akan tetapi, penambahan kasus positif harian sebanyak 8.348 kasus yang dilaporkan pada Senin ini masih lebih rendah dibanding pertambahan kasus yang dilaporkan pada Sabtu (26/6) sebanyak 9.271 kasus. Terlebih jika dibandingkan dengan penambahan kasus yang dilaporkan pada Minggu (27/6) sebanyak 9.394 kasus yang merupakan penambahan tertinggi sepanjang pandemi.

Adanya pertambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 8.348 orang pada Minggu menyebabkan jumlah kasus aktif yang masih dirawat atau diisolasi, mengalami peningkatan 4.831 orang dari jumlah sebelumnya 57.295 orang sehingga menyebabkan total kasus aktif saat ini sebesar 62.126 orang.
Baca juga: 208 lokasi vaksinasi massal ada di Jakarta Selatan
 

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar