RSLT Surabaya belum bisa dipakai karena masih tunggu tabung oksigen

id RSLT,rumah sakit lapangan tembak,tabung oksigen,wali kota surabaya,pasien COVID-19

RSLT Surabaya belum bisa dipakai karena masih tunggu tabung oksigen

Ratusan bed atau tempat tidur berjejar di Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) Kota Surabaya untuk digunakan para pasien COVID-19. ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya.

Surabaya (ANTARA) - Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) di Kedung Cowek, Kota Surabaya, Jawa Timur, masih belum digunakan oleh pasien COVID-19 karena saat ini masih menunggu tabung oksigen.

"Rumah Sakit Lapangan Tembak belum terisi karena nunggu tabung oksigennya. Nantinya oksigennya jadi satu," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau vaksinasi massal di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jumat.

Menurut dia, rumah sakit baru itu harus ada tabung oksigennya, dan sampai saat ini belum datang. Namun begitu, ia memprediksi Jumat sore ini akan datang dan pemasangannya akan dibantu oleh pihak Samator.

"Kalau pemasangannya selesai, Insya Allah akan langsung digunakan (RSLT) itu," ujarnya.

Baca juga: 150 pasien COVID-19 siap dirujuk ke RS Lapangan Tembak Surabaya

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di RS Lapangan Surabaya capai 2.070 orang


Tentunya, lanjut dia, oksigen itu sangat diperlukan pada saat RSLT itu menerima pasien COVID-19. Apalagi, jika pasien itu sesak nafas atau pun saturasinya turun. Makanya, ketika tabung oksigennya itu sudah datang, maka akan langsung dilakukan pemasangan dan dengan segera RSLT itu akan segera dioperasionalkan atau menerima pasien COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, pasien tidak bisa langsung datang ke RSLT menggunakan ambulans, melainkan harus melalui mekanisme rujukan dari puskesmas. Hal ini diterapkan untuk mempermudah petugas melakukan tracing atau pelacakan kontak erat.

"Supaya kami tidak tertinggal untuk tracing. Jadi yang membawa ke sini puskesmas. Kalau warga langsung datang pakai ambulans ke sini tidak bisa," katanya.

Selain itu, Febria menjelaskan, bahwa ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi ketika pasien COVID-19 ingin menjalani perawatan di RSLT yakni, membawa KTP, KK serta hasil tes usap PCR positif baik dari puskesmas ataupun laboratorium lain.

"Tergantung dari mereka periksanya (tes usap PCR) di mana. Tapi tetap yang membawa ke sini (RSLT) dari puskesmas, karena semua agar terdata," kata Febria. 

Baca juga: Lima santri Gontor kembali dikirim ke RS Lapangan Surabaya

Baca juga: Gugus Tugas Jatim: 72,9 persen pasien di RS Lapangan Surabaya sembuh

Pewarta : Abdul Hakim
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar