Gubernur-Wagub positif COVID, gubernuran Sulteng disterilisasi

id gubernur sulteng,ridha saleh,tim asistensi pemprov sulteng,kantor gubernur,rusdy mastura,wagub

Gubernur-Wagub positif COVID, gubernuran Sulteng disterilisasi

Gubernur Sulteng Rusdy Mastura (kiri) dan Tim Asistensi Pemprov Sulteng Ridha Saleh (kanan) saat hendak mengikuti pemeriksaan kesehatan menggunakan metode tes usap Polymerase Chain Reaction​​​​​​​ (PCR), di Kantor Gubernur Sulteng, di Palu, Selasa (13/7/2021). ANTARA/HO-Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemprov Sulteng.

Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melakukan sterilisasi Kantor Gubernur Sulteng setelah Gubernur Rusdy Mastura dan Wakil Gubernur Ma'mun Amir dinyatakan positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Betul, setelah dinyatakan positif berdasarkan hasil test usap PCR, ruangan kerja Gubernur dan Wagub Sulteng serta lingkungan kerja Kantor Gubernur dilakukan sterilisasi," kata Tim Asistensi Pemprov Sulteng Ridha Saleh, di Palu, Rabu.

Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dan Wakil Gubernur Ma'mun Amir, serta tim asistensi Pemprov Sulteng di antaranya Ridha Saleh melakukan pemeriksaan tes usap PCR pada Selasa (13/7) 2021.

Berdasarkan hasil tes usap itu, Gubernur Rusdy Mastura dan Wakil Gubernur Sulteng Ma'mun Amir dinyatakan positif dan mulai melakukan isolasi mandiri,di Palu, pada Rabu (14/7) ini.

Karena itu, kata Ridha Saleh, pihak terkait melakukan sterilisasi, yang diikutkan dengan adanya pengaturan waktu kerja di lingkungan Kantor Gubernur dan Pemprov Sulteng.

Berkaitan dengan itu Gubernur Sulteng Rusdy Mastura mengakui bahwa dirinya dinyatakan positif berdasarkan hasil tes usap PCR tersebut.

"Setelah melakukan pemeriksaan swab PCR, saya dinyatakan positif COVID-19," katanya.

Gubernur mengakui bahwa kondisi fisiknya hingga saat ini dalam keadaan sehat, meski dinyatakan positif COVID-19.

"Kondisi saat ini masih dalam keadaan orang tanpa gejala, saya merasa sehat bugar. Tapi untuk melindungi orang-orang di sekitar saya, maka saya harus menjalani isolasi mandiri di rumah," katanya.
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura (kiri) dan Tim Asistensi Pemprov Sulteng Ridha Saleh (kanan) saat hendak mengikuti pemeriksaan kesehatan menggunakan metode tes usapPolymerase Chain Reaction (PCR), di Kantor Gubernur Sulteng, di Palu, Selasa (13/7/2021). (FOTO ANTARA/HO-Biro Administrasi Pimpinan Setda Pemprov Sulteng)


Baca juga: Positif COVID-19, Ketua PKK Kota Palu isolasi mandiri di Jakarta

Baca juga: Warga terpapar COVID-19 di Sulteng bertambah jadi 14.054 orang

Baca juga: 20 kelurahan level 4, Kota Palu masuk zona merah COVID-19

Baca juga: Dinkes: 310.679 orang di Sulteng sudah divaksinasi COVID-19


 

Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar