Teras Narang: Ini saatnya berjuang layaknya pejuang kemerdekaan

id teras narang,dpd ri,kemerdekaan ,kalteng

Teras Narang: Ini saatnya berjuang layaknya pejuang kemerdekaan

Anggota DPD, Agustin Teras Narang. ANTARA/HO-Tim Teras Narang

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPD, Agustin Teras Narang, menyatakan, ini saatnya seluruh lapisan masyarakat di negara ini berjuang layaknya pejuang kemerdekaan, untuk membebaskan diri serta keluarga maupun bangsa dari ancaman pandemi Covid-19.

Pernyataan itu dia katakan usai menghadiri dan mendengarkan secara virtual pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam Sidang Tahunan MPR 2021, di Jakarta, Senin.

"Berjuang layaknya pejuang kemerdekaan itu dapat dilakukan dengan ketaatan dan adaptasi kebiasaan baru menerapkan protokol kesehatan. Dengan cara itu, kita turut berperan menjaga bangsa ini dari situasi yang memburuk," ucap Narang.

Baca juga: Perjuangan perangkat RT di Surabaya lindungi warganya dari COVID-19

Ia menyebut berbagai pandangan dari para ahli menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 sulit diprediksi, termasuk kapan berakhirnya. Untuk itu, seluruh lapisan masyarakat di negara ini diharapkan, sebelum dunia menemukan obat serta dapat mengatasi pandemi, hendaknya benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

Senator asal Kalimantan Tengah itu mengatakan, pidato Jokowi pada sidang MPR ada menekankan prinsip yang utama adalah keselamatan rakyat. Penekanan itu merujuk pada adagium filsuf Marcus Tullius Cicero yang terkenal, yakni Salus populi suprema lex esto atau keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.

"Ini menjadi kunci penting dalam pengambilan berbagai kebijakan di tengah situasi dalam kehidupan berbangsa, terlebih dalam masa pandemi. Ingatan ini penting agar dalam keterbatasan, rakyat khususnya mereka yang paling rentan terdampak pandemi, tetap diperhatikan," kata dia.

Baca juga: Menengok perjuangan nakes di Surabaya selama PPKM Darurat

Gubernur Kalimantan Tengah periode 2005-2015 itu mengakui, tidak ada negara yang sempurna mengatasi tantangan ini. Dalam pidato kenegaraan yang sama, Jokowi juga mengakui adanya kelemahan serius negara ini dalam membangun kemandirian industri obat, vaksin hingga alat kesehatan.

Hanya, lanjut dia, pada saat yang sama juga, kelemahan ini mendorong industri kesehatan di Indonesia semakin dipaksa bergerak cepat untuk berkembang menjawab situasi seperti sekarang ini.

Baca juga: Perjuangan nakes lihat keluarganya bertumbangan terpapar COVID-19

"Pada kesempatan ini, saya mengajak, mari kita melakukan penguatan kehadiran Pusat Kesehatan Masyarakat di setiap Kecamatan, serta Pelayanan Kesehatan di tiap pedesaan," kata Narang.

Menurut dia, momentum penyadartahuan betapa pentingnya kesehatan, guna memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kejenuhan dan kepenatan menghadapi pandemi juga diakui, sehingga banyak kritik yang disampaikan menurut pemerintah juga dijawab dengan sikap bertanggung jawab.

Baca juga: Satgas dorong masyarakat disiplin protokol, lanjutkan perjuangan nakes

Ia mengatakan itu menjadi kunci penting. Sebab, kesadaran akan adanya keterbatasan dan lebih dari itu, ada itikad untuk mengatasi keterbatasan yang ada dengan daya juang yang tinggi. "Semangat ini yang membuat kita Tangguh serta dapat tumbuh pada saat bersamaan," kata dia.

Pewarta : Kasriadi/Jaya W Manurung
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar