Tarif tes cepat antigen di Bandara Radin Inten II Lampung turun

id Tarif antigen bandara, bandara Radin inten, Corona lampung

Tarif tes cepat antigen di Bandara Radin Inten II Lampung turun

Ilustrasi- Pelaksanaan tes cepat antigen di Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Bandarlampung (ANTARA) - Pengelola Bandara Radin Inten II Lampung menurunkan tarif layanan tes cepat antigen di lingkungan bandar udara dari Rp99 ribu menjadi Rp85 ribu.

"Berdasarkan regulasi yang dikeluarkan oleh Farmalab selaku pengelola Airport Health Center di bandara PT Angkasa Pura II (Persero) memang ada penurunan tarif tes cepat antigen," ujar EGM Bandara Radin Inten II, M. Hendra Irawan, saat dihubungi di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan penurunan tarif tes cepat antigen tersebut yaitu dari harga semula Rp99 ribu menjadi Rp85 ribu.

"Turunnya tarif tes cepat di lingkungan Bandara Radin Inten ini mulai aktif berlaku pada 4 September besok, kalau di beberapa bandara memang ada yang sudah berlaku sejak 2 September kemarin," katanya.

Baca juga: Tarif tes antigen di bandara AP II turun jadi Rp85 ribu

Dia menjelaskan adanya penurunan tarif tersebut dilakukan sebagai respons atas regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah melalui penurunan tarif yang resmi diumumkan pada 1 September.

"Meski saat ini persyaratan penerbangan di Bandara Radin Inten II masih menggunakan tes PCR bagi persyaratan penerbangan akibat penerapan PPKM level 3 di Lampung Selatan sebagai lokasi bandar udara, penyediaan layanan tes cepat antigen pun masih diberlakukan dengan tarif Rp85 ribu," ucapnya.

Menurutnya, meski belum terlalu banyak yang menggunakan layanan tes antigen di Bandara Radin Inten II, petugas pelayanan tes cepat antigen tetap disediakan bagi pelayanan deteksi COVID-19 untuk penumpang.

Baca juga: Bandara Juanda buka layanan tes antigen tanpa turun

"Pelayanan dan petugas masih tetap berjaga untuk melakukan pelayanan, untuk yang melakukan tes antigen tidak terlalu banyak hanya beberapa saja untuk kebutuhan deteksi diri dari COVID-19 akibat berkontak erat dengan yang terpapar," katanya lagi.

Hendra mengatakan diharapkan dengan adanya penurunan tarif tes cepat antigen dan tes usap oleh pemerintah dapat memberi kemudahan bagi pelaku perjalanan udara yang hendak melakukan deteksi COVID-19 sebelum bepergian.

Baca juga: Jumlah peserta tes cepat antigen di Adi Soemarmo terus meningkat

Baca juga: Layanan tes cepat Bandara Sultan Hasanuddin direlokasi

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar