GTPP Denpasar: 233 orang sembuh dari COVID-19

id Pemkot Denpasar, Covid-19, Prokes

GTPP Denpasar: 233 orang sembuh dari COVID-19

Jubir GTPP COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Denpasar)

Denpasar (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Denpasar, Bali, menyebutkan sebanyak 233 orang sembuh dari COVID-19, di banding sehari sebelumnya yang hanya 184 orang.

Juru Bicara GTPP COVID-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai di Denpasar, Jumat, mengatakan hari ini pasien sembuh sebanyak 233 orang, sedangkan yang positif sebanyak 102 orang.

"Tren penularan bagi masyarakat yang belum divaksinasi masih tinggi, sehingga masyarakat diharapkan untuk mengikuti vaksinasi. Kewaspadaan bersama serta kesadaran untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan wajib ditingkatkan," ujarnya.

Berdasarkan data, secara akumulatif kasus positif tercatat 35.994 kasus, angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Denpasar mencapai 33.630 orang (93,43) persen), meninggal dunia sebanyak 872 orang (2,42 persen) dan kasus aktif masih dalam perawatan sebanyak 1.492 orang (4,15 persen).

Baca juga: GTPP Denpasar: Tambahan 120 orang sembuh COVID-19

Baca juga: GTPP Denpasar: Tambahan 117 orang terpapar COVID-19


Ia mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Wilayah Jawa-Bali.

"Kami harapkan masyarakat selalu waspada, dan tak lengah dengan situasi pandemi COVID-19. Karena virus tersebut saat ini sudah bermutasi," ujarnya.

Dewa Rai mengatakan berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil keliling, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

"Kami minta kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir kluster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi COVID-19," ucap Dewa Rai.*

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri tinjau fasilitas isolasi terpusat di Denpasar

Baca juga: Umat Hindu Denpasar lakukan upacara pada 2.000 Buku saat Saraswati

Pewarta : I Komang Suparta
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar