Dampak PPKM, pasien COVID-19 di Manokwari tersisa 9 orang

id Satgas COVID-19 Papua Barat, kasus positif, Manokwari,covid papua barat

Dampak PPKM, pasien COVID-19 di Manokwari tersisa 9 orang

Juru Bicara Satgas COVID-19 Papua Barat dokter Arnold Tiniap. ANTARA/Hans Arnold Kapisa

Manokwari (ANTARA) - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 di Kabupaten Manokwari, Papua Barat berdampak signifikan pada penurunan kasus positif COVID-19 di daerah ini.

Satgas COVID-19 Papua Barat mencatat, Minggu, tidak ada tambahan kasus baru COVID-19 di Manokwari, dengan tambahan 9 kasus berasal dari Kabupaten dan Kota Sorong.

"Hari ini tambah 9 kasus positif berasal dari Kota Sorong 7 orang dan Kabupaten Sorong 2 orang," kata Arnold Tiniap, Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Papua Barat.

Dia mengatakan pasien COVID-19 dengan gejala sedang dan berat di sejumlah rumah sakit rujukan di provinsi ini mulai menurun, sementara sebagian di antaranya dengan gejala ringan melakukan isolasi mandiri.

"Kasus aktif COVID-19 Papua Barat tersisa 186 orang, setelah 18 orang sembuh hari ini berasal dari Teluk Bintuni 10 orang, Kota Sorong 3 orang, Sorong Selatan 2 orang, Kabupaten Sorong 2 orang, dan Manokwari 1 orang," kata Tiniap.

Selanjutnya Arnold Tiniap melaporkan bahwa dalam satu pekan terakhir kasus meninggal akibat COVID-19 di provinsi ini nihil kasus.

"Dalam satu pekan kemarin Papua Barat tidak ada kasus meninggal dunia akibat COVID-19 dari total 347 kasus selama pandemi di Papua Barat," ujar Tiniap.

Dia mengimbau masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan dalam beraktivitas, dan kepada masyarakat yang belum divaksin agar segera mendatangi tempat pelayanan vaksinasi terdekat.
Baca juga: Satgas Sorong: Masih ada 13 pasien COVID-19 di isolasi terapung
Baca juga: PPKM level 4 di Manokwari sampai 20 September, aktivitas dibatasi

Pewarta : Hans Arnold Kapisa
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar