Wagub DKI tegaskan pembukaan bioskop Jakarta masih pembahasan

id Bioskop jakarta

Wagub DKI tegaskan pembukaan bioskop Jakarta masih pembahasan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat menyampaikan keterangan pers di Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (22/8/2021). ANTARA/Sihol Hasugian

Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa pembukaan bioskop di Jakarta saat ini masih dalam pembahasan, meski pemerintah pusat telah memutuskan bioskop boleh kembali beroperasi di wilayah dengan status PPKM Level 3 dan 2.

"Sekarang ini sektor pariwisata baru dibuka, ancol, TMII sudah mulai dibuka (uji coba), tapi untuk bioskop masih dalam pembahasan," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa.

Meski demikian, Riza memberi angin segar bahwa sarana hiburan bagi masyarakat itu bisa segera dibuka karena pembahasan akan segera dirampungkan.

"Kami meminta untuk bersabar ya, karena tidak lama lagi (pembahasan rampung)," ujar Riza.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan bahwa bioskop dapat kembali beroperasi pada wilayah dengan PPKM Level 2 dan 3, seiring dengan situasi yang semakin baik, serta implementasi protokol kesehatan dan aplikasi PeduliLindungi yang semakin gencar.

Baca juga: Bioskop di Jakarta mulai buka Kamis 16 September 2021

"Pembukaan bioskop dengan kapasitas maksimal 50 persen pada kota-kota level 3 dan level 2, namun dengan kewajiban penggunaan aplikasi PeduliLindungi serta penerapan protokol kesehatan yang ketat. Hanya penduduk dari yang wilayah terkategori zona hijau yang dapat memasuki area bioskop," kata Luhut.

Pemerintah hingga saat ini masih memberlakukan PPKM untuk seluruh wilayah Jawa-Bali dan di luar Pulau Jawa.

Untuk wilayah Jawa-Bali, pemerintah akan melakukan evaluasinya setiap pekan untuk menekan angka kasus konfirmasi COVID-19.

Sementara dalam penerapan perpanjangan PPKM Level 4, 3 dan 2 periode 6-13 September 2021 menurut Luhut, terjadi penurunan tren kasus konfirmasi secara nasional hingga 93,9 persen dan secara spesifik di Jawa-Bali turun hingga 96 persen dari titik puncaknya pada 15 Juli lalu.

Kemudian kini, jumlah kasus aktif juga turun di bawah 100.000.

Baca juga: GPBSI tunggu kebijakan pemerintah untuk operasikan bioskop di Jakarta

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar