UIN Tulungagung luncurkan video orasi kebangsaan berdurasi 80 jam

id Orasi kebangsaan, video orasi kebangsaan, UIN satu, UIN Tulungagung

UIN Tulungagung luncurkan video orasi kebangsaan berdurasi 80 jam

Suasana puncuram video orasi kebangsaan berdurasi 80 jam di aula Gedung Arief Mustaqiem, UIN Sayyid Ali Rahmatullah, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (8/10/2021). ANTARA/HO-Joko Pramono

Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU) meluncurkan gabungan video orasi kebangsaan berdurasi 80 jam yang dibuat ribuan mahasiswa baru setempat.

Peluncuran video orasi kebangsaan berdurasi 80 jam dan diklaim sebagai yang terpanjang di Indonesia itu dilakukan bersamaan dengan acara inagurasi mahasiswa baru di Gedung Arief Mustaqiem, UIN SATU, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat.

"Inspirasi video orasi kebangsaan ini adalah untuk menegaskan bahwa mahasiswa UIN SATU tetap menjunjung nilai kebangsaan dan nilai keagamaan," kata Ketua DEMA UIN SATU Tulungagung, Mahda Fuad Amirudin di Tulungagung.

Dijelaskan bahwa video ini merupakan kompilasi video yang dibuat oleh 5.194 mahasiswa baru.

Produksi video orasi kebangsaan ini diawali dengan pembuatan video pendek berdurasi 1 menit oleh masing-masing mahasiswa baru bertema kebangsaan dan kebinekaan dengan menggunakan baju tradisional atau baju bertema perjuangan.

"Setelah diluncurkan, kami akan teruskan pada masyarakat umum, pemerintah, civitas academica UIN SATU," katanya.

Video ini membuktikan bahwa mahsiswa masih bisa berkreasi meski di tengah situasi pandemi.

Video itu rencananya bakal didaftarkan ke Museum Rekor Indonesia (MURI).

Video yang sama juga diunggah ke media sosial YouTube.

Namun, mengingat YouTube hanya bisa menyimpan video dengan durasi maksimal 12 jam, konten orasi kebangsaan berdurasi 80 jam itu akan dipecah menjadi beberapa seri.

"Akan kami daftarkan ke MURI sebagai salah satu video orasi terpanjang," katanya.

Baca juga: Aplikasi video pendek bisa jadi alat pembelajaran seru

Baca juga: Inggris desak platform video tingkatkan perlindungan pada pengguna

Pewarta : Destyan H. Sujarwoko
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar