Pertamina MOR VIII jamin pasokan BBM di Mimika aman

id pertamina, bbm,bbm di mimika

Pertamina MOR VIII jamin pasokan BBM di Mimika aman

Depo Jober Pertamina di kawasan Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika. ANTARA/Evarianus Supar

Timika (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) Regional VIII Wilayah Maluku Papua menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Mimika aman untuk kebutuhan beberapa pekan ke depan.

Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR VIII Edi Mangun yang dihubungi Antara dari Timika, Rabu, mengatakan pasokan BBM di wilayah Timika dan sekitarnya kini cukup aman lantaran dua hari lalu kapal tanker pengangkut BBM dari Maluku sudah merapat di Pelabuhan Jober Pertamina Pomako.

"Dua hari lalu kapal sudah masuk di Pelabuhan Jober Pomako. Stok yang ada saat ini cukup untuk kebutuhan hingga satu minggu ke depan," kata Edy.

Menurut dia, stok premium yang tersedia di depo Jober Pertamina Pelabuhan Pomako saat ini untuk kebutuhan hingga delapan hari ke depan, pertamax untuk enam hari ke depan, biosolar untuk tujuh hari ke depan, minyak tanah atau kerosene untuk kebutuhan tujuh hari ke depan dan avtur untuk kebutuhan enam hari ke depan.

Adapun pada Rabu malam (20/10) ini juga akan bersandar lagi satu kapal tanker di Pelabuhan Jober Pertamina Pomako, membawa biosolar sebanyak 1.200 kiloliter dan premium sebanyak 950 kiloliter.

Edy mengimbau masyarakat untuk tidak panik menyikapi isu kelangkaan BBM yang sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Isu terlalu banyak, mohon masyarakat tidak panik. Di mana-mana orang membuat isu kelangkaan BBM, padahal realitanya tidak seperti itu," jelas Edy.

Ia mengaku menerima telepon dari berbagai kota di Papua dan Maluku untuk mempertanyakan kebenaran isu kelangkaan BBM.

"Saya ditelepon oleh seseorang dari Sorong soal isu kelangkaan BBM, padahal baru ada tiga kapal tanker keluar dari Sorong untuk membawa BBM. Saya berharap masyarakat jangan mudah percaya dengan isu-isu liar lalu melakukan penimbunan BBM. Itu tidak dibenarkan," ujarnya.

Baca juga: Keberhasilan PPKM dorong permintaan BBM

Baca juga: Pertamina jamin stok solar cukup untuk penuhi kebutuhan masyarakat

Baca juga: Anggota DPR minta jaringan Pertashop diperluas

 

Pewarta : Evarianus Supar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar